3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Viral Banjarmasin Terapkan Jam Malam-Tim Hunter, Cek Faktanya !

- Apahabar.com     Rabu, 14 Juli 2021 - 14:30 WITA

Viral Banjarmasin Terapkan Jam Malam-Tim Hunter, Cek Faktanya !

Linimassa media sosial warga dihebohkan dengan pesan berisi berlakuan jam malam di Banjarmasin. Foto ilustrasi: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Linimasa media sosial warga di Banjarmasin, khususnya whatsApp, kembali heboh. Sebab, beredar informasi larangan keluar rumah saat malam hari.

Pesan mengatasnamakan Pemkot Banjarmasin itu begitu cepat tersebar luas. Pesan itu berisi larangan keluar rumah di atas pukul 7 malam. Berlaku sejak 10-20 Juli 2021.

Bagi masyarakat yang bandel dan keluyuran, masih mengutip isi pesan itu, maka bakal dites swab antigen di tempat.

Jika terbukti reaktif, harus menjalani isolasi di Gedung BKD Diklat Pemkot Banjarmasin di Jalan Kayutangi II.

“Akan ada tim Covid Hunter [pemburu, red] lintas sektor yang menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance. Langsung diswab di tempat. Bila reaktif, langsung diisolasi di wisma BKD malam itu juga,” tulis kutipan dalam pesan tersebut.

CEK FAKTA! Benarkah Varian Delta Sudah Infeksi Warga Banjarmasin

Lantas benarkah informasi tersebut?

Penelusuran apahabar.com, informasi itu 100 persen bohong.

“Ya, itu tidak benar. Kami tak pernah membuatnya. Itu hoaks,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi saat dikonfirmasi media ini, Rabu (14/7).

Terlepas itu, Machli mengingatkan masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Tak perlu keluar rumah apabila tak begitu penting,” ujarnya.

Kasus Covid-19 di Banjarmasin tengah meningkat tajam. Senin (12/7), terdapat penambahan 1 kasus. Namun pada Selasa (13/7), penambahan loncat menjadi 135 kasus.

“Kita bisa mengandalkannya apabila bersama-sama taat dengan protokol kesehatan, selalu pakai masker, cuci tangan ketika berinteraksi dengan orang lain,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jembatan Alalak I

Banjarmasin

Jembatan Alalak I Tak Dibuka, Kayutangi Ujung Macet Lagi

Banjarmasin

BST Dihentikan, Banjarmasin Tunggu Kemensos Soal Nasib Ribuan Warga Miskin

Banjarmasin

Fenomena Air Pasang Mulai Berdampak ke Pedagang di Banjarmasin

Banjarmasin

Siap-siap, Senin Depan Pengumuman Lelang Sekda Banjarmasin Dibuka

Banjarmasin

Jam Malam, Tak Ada Penutupan Perbatasan di Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

TOK! Biaya Meter Air PDAM Bandarmasih Batal Naik
Tiang Listik

Banjarmasin

Diterpa Angin Kencang, Tiang Listik di Kayutangi Banjarmasin Nyaris Roboh
Banjarmasin

Banjarmasin

PTM Hari Kedua, Murid SMPN 7 Banjarmasin Harus Selesaikan Tugas PJJ di Sekolah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com