3 Profesor Bertarung di Pilrek UIN Antasari, DEMA-Senat Beri Sederet Catatan Kritis Arab Saudi Izinkan Wisatawan Asing Masuk Mulai 1 Agustus, Intip Syaratnya Siap-siap! Sejumlah Kawasan Banjarmasin Timur Bakal Alami Gangguan Air Bersih Jokowi: Lompatan Kasus Covid-19 Bisa Direm karena PPKM DITANGKAP! Pengeroyok-Penusuk Remaja di Warung Miras Banjarmasin

Viral! Emak-Emak Nangis Tak Bisa Berangkat ke Pemakaman Suami karena Belum Divaksin

- Apahabar.com     Sabtu, 10 Juli 2021 - 18:47 WITA

Viral! Emak-Emak Nangis Tak Bisa Berangkat ke Pemakaman Suami karena Belum Divaksin

Video emak-emak menangis histeris karena tak diizinkan terbang dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, mendadak viral di media sosial. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJAMASIN – Video emak-emak menangis histeris karena tak diizinkan terbang dari Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, mendadak viral di media sosial.

Hal ini setelah diunggah akun Instagram Mak Lambe Turah, Sabtu (10/7).

Dalam postingan itu, terlihat seorang emak-emak berbaju hitam berteriak histeris sambil memohon agar diizinkan berangkat untuk melihat sang suami yang meninggal dunia.

“Kejadian pagi ini di Bandara Sam Ratulangi (Manado). Ibu ini enggak bisa terbang lantaran pihak bandara tidak mengizinkan karena belum divaksin. Padahal, hari ini pemakaman suami ibu ini, yang tabah ya ibu,” tulis keterangan dalam video tersebut.

Sementara itu, General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Minggus ET Gandeguai, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan aturan.

“Ya vaksin dulu lah baru berangkat,” kata Minggus ET Gandeguai dikutip apahabar.com dari iNews.id, Sabtu (10/7).

Ia mengungkapkan, sudah membantu ibu tersebut untuk penjadwalan berikutnya jika telah memiliki sertifikat vaksin.

“Pihak airline akan membantu untuk refund atau re-schedule,” bebernya.

Video tersebut pun banjir komentar dari warganet. Banyak yang menyayangkan perlakuan yang diterima oleh sang ibu.

“Sudah ada surat swab antigen buat apa harus ada surat vaksin lagi, kalau ibunya belum dapat jatah vaksin gimana? Vaksin aja belum semuanya kok, dan masih banyak yg daftar nunggu waktu vaksin apalagi sudah datang daftar ternyata belum kebagian vaksin,” tulis netizen.

“Vaksin kan juga enggak sembarangan orang vaksin, kalau punya penyakit bawaan ya nggak bisa. Aneh aja aturannya,” timpal netizen.

“Taat peraturan boleh, tapi tetap manusiawi,” tambah netizen.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kasus Kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung, Penyidikan Dimulai!
Update Covid-19 di Indonesia: 2.273 Positif, 164 Sembuh, 198 Meninggal

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 2.273 Positif, 164 Sembuh, 198 Meninggal
Anggota Kodim 1010/Rantau saat disuntik vaksin Covid-19 . Foto-Apahabar.com/Sandy

Nasional

Fatwa MUI Terkait Suntik Vaksin Covid-19 Saat Menjalani Puasa Ramadan
PPKM Darurat

Nasional

Resmi! Jokowi Perpanjang PPKM Darurat Sampai 25 Juli, Dilonggarkan 26 Juli

Nasional

Syarat Baru Perjalanan di Indonesia dan Masa Berlaku PCR-Antigen-GeNose
apahabar.com

Nasional

Andi Drummer Seventeen Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Rusak Lingkungan Itu Haram, MUI Dukung Save Meratus..!!
apahabar.com

Nasional

Khofifah Punya Kisah Ketika Saat Gagal Tes CPNS BKKBN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com