Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Viral Surat Positif Covid-19 Dijadikan Bungkus Gorengan di Depok, Polisi Turun Tangan!

- Apahabar.com     Selasa, 27 Juli 2021 - 21:39 WITA

Viral Surat Positif Covid-19 Dijadikan Bungkus Gorengan di Depok, Polisi Turun Tangan!

Potret surat keterangan hasil positif Covid-19 dijadikan bungkus gorengan mendadak viral di media sosial. Foto-Instagram

apahabar.com, BANJARMASIN – Potret surat keterangan hasil positif Covid-19 dijadikan bungkus gorengan mendadak viral di media sosial.

Peristiwa itu diketahui terjadi di Depok. Dalam kertas tersebut dokumen dicetak pada 15 Februari 2021 lalu.

Bahkan terlihat identitas lengkap pasien yang dites corona. Terlihat pula dokter yang melakukan tes.

Hanya saja, dalam potongan foto itu tak tampak lembaga laboratorium yang mengeluarkan dokumen.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Depok, Rani Martina mengatakan dokumen tersebut harus diperiksa terlebih dahulu. Terutama tanggal pengeluaran pernyataan surat.

“Harus dilihat dulu suratnya kapan dibuat dan suratnya menggunakan surat asli yang terdapat stempel atau hasil fotocopy,” ucap Rani seperti dilansir apahabar.com dari Kumparan, Selasa (27/6) malam.

Ia menambahkan penggunaan kertas bekas cetak untuk membungkus makanan tidak sesuai dengan standar kesehatan.
“Dari dulu kita sudah rutin sosialisasikan, namun terkadang pedagang kaki lima suka abai akan hal itu,” ungkap Rani.

Rani menegaskan puskesmas di Kota Depok mengirimkan hasil tes corona warga melalui WhatsApp pasien.

Karena itu, ia menduga surat keterangan yang dijadikan bungkus gorengan itu dari fasilitas kesehatan lain.

“Biasanya kan terkadang warga ingin menunjukkan bahwa hasilnya negatif kepada orang lain, sedangkan hasilnya positif untuk mendapatkan bantuan atau laporan ke tempatnya bekerja,” pungkasnya.

Polisi Turun Tangan

Polres Metro Depok akan menyelidiki surat keterangan positif corona yang dijadikan bungkus gorengan.

Namun, polisi menunggu adanya laporan masyarakat yang merasa dirugikan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima aduan dari warga terkait penggunaan surat tersebut.

“Nanti kalau terbukti ada yang dirugikan atau ada pidana, nanti pasti kita tindak lanjuti ya,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, Selasa (27/7).

Ia menegaskan, dalam lembaran dokumen itu tidak ada bukti yang mengarah pemilik surat itu merupakan warga Depok.

Menurutnya, surat tersebut hanya berisi keterangan seseorang yang dinyatakan positif corona.

Ia menduga surat tersebut kebetulan diunggah ke media sosial.

“Itu karena di upload di Instagram @infodepok jadi seakan berasal dari Depok,” ucap Yogen.

Meski begitu, pihaknya tetap akan menyelidiki surat keterangan tersebut.

Hal itu dilakukan untuk membuktikan apakah surat itu berasal dari Kota Depok atau bukan.

“Sementara masih kita lidik apakah benar itu dari Depok,” tutur Yogen.

View this post on Instagram

A post shared by Info Depok (@infodepok_id)

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Diwarnai Walk Out, DPR Akhirnya Ketok RUU Cipta Kerja Jadi Undang-Undang
apahabar.com

Nasional

Terobsesi Jadi Pilot, Mahasiswa Ini Ditangkap
apahabar.com

Nasional

Pembinaan Karakter Jadi Tantangan Pendidikan Indonesia
Bakar Bendera

Nasional

Polisi Telusuri Video Viral Pria Bakar Bendera Merah Putih
Akidi Tio

Nasional

Dokter di Palembang Ungkap Anak Akidi Tio Punya Utang Rp2,3 M
Mahfud MD: Jokowi Sangat Perhatikan Pesantren

Nasional

Mahfud MD: Jokowi Sangat Perhatikan Pesantren
apahabar.com

Nasional

Ifan Seventeen Lepas Kepergian Gitaris Korban Tsunami
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Foto-net

Nasional

Ketum Muhammadiyah Pinta Jauhi Politisasi Pancasila
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com