Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas Jalan Provinsi di HSU Rusak Parah, Truk Bermuatan Semen Amblas Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2

Vokal Menentang Vaksin, Pria di Amerika Meninggal Akibat Covid-19

- Apahabar.com     Selasa, 27 Juli 2021 - 11:16 WITA

Vokal Menentang Vaksin, Pria di Amerika Meninggal Akibat Covid-19

Stephen Harmon. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Seorang pria Amerika Serikat, Stephen Harmon, dikenal vokal menentang vaksin Covid-19. Namun, penentangannya terhadap vaksin berujung nahas, dia dilarikan ke rumah sakit setempat karena menderita Covid-19. Sebulan kemudian, dia dinyatakan meninggal dunia.

Mengutip Detik.com, semasa hidupnya, Stephen Harmon aktif sebagai anggota Gereja Hillsong di California. Dia dikenal vokal menentang vaksin Covid-19, bahkan melontarkan sejumlah candaan sarkastis soal vaksin tersebut.

“Saya punya 99 masalah, tapi vaksin bukan salah satunya,” cuit Harmon semasa hidupnya kepada 7.000 pengikutnya, Juni lalu.

Namun, belakangan pria berusia 34 tahun itu dirawat setelah mengidap pneumonia dan Covid-19 di sebuah rumah sakit di luar Kota Los Angeles.

Dia mengembuskan napas terakhir pada Rabu (21/07).

Beberapa hari menjelang kematiannya, Harmon mendokumentasikan perjuangannya untuk hidup dengan mengunggah foto dirinya di ranjang rumah sakit.

“Mohon doanya semua. Mereka benar-benar ingin memasukkan selang dan menempatkan ventilator,” sebutnya.
Pada cuitan terakhirnya, Rabu (21/07), Harmon menyebut dirinya telah memutuskan untuk menggunakan alat bantuan pernapasan.

“Tidak tahu kapan saya akan bangun, mohon doanya,” tulisnya.

Di tengah perjuangannya melawan virus corona, Harmon masih berkeras menolak divaksinasi.

Menurutnya, “keimanan dan keyakinan agama akan melindungi dirinya”.

Sebelum meninggal dunia, Harmon berkelakar soal pandemi dan vaksin-vaksin yang beredar. Dia membagikan meme seraya

menyebut bahwa dirinya lebih percaya Injil ketimbang pakar penyakit menular di AS, yaitu Dr Anthony Fauci.

Pendiri Gereja Hillsong, Brian Houston, membagikan berita kematian Harmon melalui sebuah cuitan.

“Ben telah membagikan kepada kita berita memilukan bahwa teman kesayangan kita, Stephen Harmon, telah meninggal dunia akibat Covid. Menyayat hati,” sebut Houston.

Dalam sebuah unggahan Instagram, Houston mengenang Harmon.

“Dia adalah orang paling dermawan yang saya kenal dan dia punya begitu banyak yang menanti di hadapannya,” tulis Houston.

“Dia selalu menghadiri pertandingan sepak bola dan dia akan dikenang banyak orang. RIP.”

Houston menambahkan bahwa pihak gereja mendorong semua anggotanya “mengikuti panduan atau dokter mereka”.

Dalam beberapa pekan terakhir California mencatat kenaikan kasus Covid-19.

Mayoritas mereka yang dibawa ke rumah sakit belum divaksinasi.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Global

Cemas, Amerika Curigai Satelit yang Baru Diluncurkan China
apahabar.com

Global

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun
WhatsApp

Global

Cetak Rekor! 1,4 Miliar Panggilan WhatsApp Selama Malam Tahun Baru 2021
Arab Saudi

Global

Warga Arab Saudi yang Kunjungi RI Bakal Disanksi Berat
apahabar.com

Global

6 Fakta Menarik Penerbangan yang Tidak Semua Orang Diketahui
apahabar.com

Global

1.709 Pelajar di Malaysia Positif Narkotika
apahabar.com

Global

Peristiwa Langka, Super Blood Moon akan Terlihat di Januari Mendatang
apahabar.com

Global

Hubungan Mencair, Cina Mulai Impor Beras Amerika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com