Update Pemakaman Istri Guru Ijai: Sekumpul Lengang, Polisi Berjaga di Puluhan Titik Banjarmasin PPKM Berjilid-jilid: Prokes Malah Jeblok, Kematian Pecah Rekor! Ditegur Saat Minum Miras, Dua Pemuda Banjar Bacok Pria di Banjarmasin Timur Hoaks Jenazah Covid-19 di Banjarbaru Diburu Polisi, Kadinkes Doakan Pelaku Insyaf “Kalsel Lagi Sakit”, Aktivis Lingkungan Beri Catatan Kritis ke BirinMU

Wali Siswa Pertanyakan Sampai Kapan PTM di Banjarbaru Ditunda? Simak Respon Pemkot

- Apahabar.com     Senin, 19 Juli 2021 - 15:15 WITA

Wali Siswa Pertanyakan Sampai Kapan PTM di Banjarbaru Ditunda? Simak Respon Pemkot

Ilustrasi sekolah tatap muka. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Terima banyak pertanyaan orang tua terkait keputusan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru beraudiensi dengan Pemerintah Kota.

“Kami menyampaikan terkait masalah PTM terbatas di sekolah-sekolah. Memang kita sudah mendapat penjelasan melalui video dari Wali Kota Banjarbaru terkait jadwal PTM dimundurkan, hanya kemudian dari para orang tua siswa yang mungkin tidak mendapatkan langsung informasi itu, sehingga terus menanyakan kepada pihak sekolah tentang kegiatan PTM itu kapan dan kapan?” ujar Ketua Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru Undi Sukarya, Senin (19/7).

Selain itu, katanya pihak sekolah yang telah diverifikasi ulang terkait kesiapan PTM sampai hari ini belum menerima hasilnya.

“Setelah dilakukan supervisi, dilakukan pula cek kesiapan untuk PTM di sekolah-sekolah. Namun disini kami pihak sekolah belum juga dapat laporan ataupun informasi balik dari Satgas Covid-19,” ucapnya.

Sehingga ia meminta agar Satgas yang memverifikasi ulang kesiapan PTM dapat segera menyampaikan hasilnya ke sekolah-sekolah tersebut.

“Apakah sekolah kami dinyatakan betul-betul memenuhi syarat-syarat untuk PTM atau tidak, kalau pihak sekolah dinyatakan belum siap ataupun ada kekurangan, maka pihak sekolah bisa mempersiapkan kembali apa-apa yang kurang sehingga kami dapat memenuhi persyaratan dari PTM tersebut,” tegas Undi.

Terakhir, Undi berharap agar Satgas dapat memverifikasi atau mengecek juga kesiapan PTM di MTs yang ada di Banjarbaru.

“Seperti yang kita tahu bahwa SMP Negeri di Banjarbaru ada 14, lalu SMP swastanya ada 11 yang terdiri dari SMP Islam terpadu 9 dan SMP Kristen 2, kemudian untuk MTs nya ada 14,” tutupnya.

Menjawab pertanyaan Pengurus MKKS SMP/MTs Kota Banjarbaru, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menyampaikan, terkait PTM akan didiskusikannya dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru.

“Juga akan kami koordinasikan serta meminta masukan dari Forkopimda terkait PTM ini, soalnya kita tidak ingin nantinya ada klaster baru di dunia pendidikan dan keluarga, karena itu kita juga harus hati-hati dan juga bijak dalam mengambil setiap keputusan terkait PTM ini,” ucapnya.

Terlebih katanya Banjarbaru saat ini zona orange Covid-19, sehingga Pemerintah Kota hingga saat ini masih memantau perkembangan penyebaran virus Covid-19.

“Kita menunda saja sambil menunggu Covid-19 melandai, karena masih zona orange,” tutupnya.

Banjarbaru Masih PJJ
Dijelaskan lebih lanjut oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru M. Aswan melalui Kabid Pembinaan SD, Edy Yuana Pribadi kepada apahabar.com

Bahwa PTM di Banjarbaru ditunda sampai kondisi memungkinkan. Sehingga saat ini Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilihat sebagai keputusan paling tepat.

“Pak Wali sudah menyatakan melalui video bahwa untuk PTM sementara di tunda, surat resmi belum, mungkin dinilai cukup dengan itu (video) sehingga sekolah masih melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),” ujar Edy.

Dinas Pendidikan katanya juga sudah memberitahukan secara lisan kepada pihak sekolah bahwa Banjarbaru belum menerapkan PTM.

“Kalau ada orang tua yang bertanya bisa dijelaskan oleh sekolah. PTM ini kita masih menunggu kondisinya, kalau untuk sarpras sudah oke. Saat ini kita melihat kondisinya, jika sudah memungkinkan dan dengan persetujuan pak Wali maka akan kita buka. Tapi sekarang belum,” tegasnya.

Diungkapnya, hasil verifikasi ulang kesiapan PTM di semua jenjang sekolah pilotting di Banjarbaru yang terdiri dari 65 Paud, 32 SD, dan 24 SMP dinyatakan siap.

“Semua sekolah piloting yang sudah diverifikasi ulang, sudah dinyatakan siap, untuk sekolah lainnya (bukan piloting) itu nanti menyusul setelah ini jalan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Jumat (9/7) lalu, Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin sudah menyampaikan terkait penundaan PTM di semua jenjang melalui video.

“Kami memutuskan menunda PTM seluruh sekolah di Banjarbaru sesuai pernyataan Penjabat Gubernur Kalsel yang belum membolehkan sekolah di Kalsel melaksanakan PTM,” ujar Aditya.

Sebagai tindak lanjut dari keputusan itu, katanya akan diterbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota yang akan menjadi dasar hukum bagi setiap sekolah untuk tidak melaksanakan PTM.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Bangun Ekonomi Kerakyatan, Pemkot Banjarbaru Gelontorkan Ratusan Milyar
PPDB SMP 2021

Pemko Banjarbaru

PPDB SMP 2021 Dimulai, Disdik Banjarbaru Ingatkan Jangan Ada Kongkalikong
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Kumpulkan Semua Kepala SKPD, Ini Pesan Nadjmi
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Ririen Serahkan Sertifikat Halal di Acara Launching Rumah Produksi Limau Kuit
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Menilik Kampung Tangguh Desa Bangkal Banjarbaru Usai Diresmikan
Langganan Banjir

Pemko Banjarbaru

Jadi Langganan Banjir, Warga Landasan Ulin Minta Bantuan Program Bedah Rumah
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Paman Birin Cup, Gelorakan Semangat Sportifitas dan Fair Play
apahabar.com

Pemko Banjarbaru

Tablig Akbar di Hari Jadi Banjarbaru, Pemkot Undang UAS dan Guru Zuhdi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com