BREAKING! Siswa Tenggelam di Siring Banjarmasin Akhirnya Ditemukan Selamat! bank bjb Raih Penghargaan Prestisius di Indonesia Financial Top Leader Award 2021 “Ritual Panggil Datu”, Siswa Hilang di Sungai Martapura Disebut Terjebak Detik-Detik Pembunuhan Brutal di Gambah HST, Korban Asyik Cabut Uban Mapolsek BAS HST Gempar! ODGJ Bawa Balok Ngamuk-Kejar Petugas

Wapres Ma’ruf Minta Gubernur Jatim Tingkatkan Sasaran Vaksinasi Covid-19

- Apahabar.com     Rabu, 21 Juli 2021 - 23:50 WITA

Wapres Ma’ruf Minta Gubernur Jatim Tingkatkan Sasaran Vaksinasi Covid-19

Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac sebelum disuntikkan pada tenaga kesehatan di Klinik Universitas Brawijaya, Jawa Timur. Foto-Antara/Ari Bowo Sucipto

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di provinsi tersebut dengan meningkatkan jumlah masyarakat yang mendapat dosis vaksin.

Saat memberikan pengarahan kepada seluruh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Jatim, Rabu, Wapres meminta Khofifah menjelaskan kendala yang dihadapi dalam vaksinasi Covid-19.

“Dari sasaran vaksinasi sebesar 31,8 [juta orang], sampai sekarang kalau tidak salah baru mencapai 8,36 persen. Ini barangkali coba dikonfirmasi ini, apa betul? Apa hambatan yang masih dihadapi oleh Jatim?” kata Wapres Ma’ruf melalui konferensi video dari kediaman resmi wapres di Jakarta, seperti dilansir Antara, Rabu (21/7).

Wapres bilang seluruh pemerintah daerah (pemda) harus saling berkoordinasi guna menyelesaikan berbagai kendala yang dialami dalam penanganan Covid-19.

“Kita ingin supaya hal-hal yang menjadi hambatan itu kita coba cari, supaya tidak ada lagi hambatan di lapangan, supaya bisa berjalan dengan baik, begitu Bu Gubernur,” tambah Wapres.

Sementara itu, Khofifah mengatakan kendala vaksinasi Covid-19 di Jatim ialah terkait jumlah dosis yang belum mencukupi.

Jatim memang mendapatkan paling banyak dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah pusat, kata Khofifah. Namun, banyaknya dosis tersebut harus didistribusikan lagi ke setiap dinas kesehatan (dinkes) di kabupaten dan kota. Hal itu yang menyebabkan sasaran vaksinasi Covid-19 di Jatim masih jauh dari target.

“Jadi Pak Wapres, kalau dipotret dari stok [vaksin] yang di Jatim itu pasti jumlahnya besar. Tetapi jumlah yang besar itu, kalau kemudian sudah dikerucutkan, berapa banyak yang ada di dinkes masing-masing kabupaten dan kota?” kata Khofifah.

Oleh karena itu, Khofifah mengatakan perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh jajaran pemkab dan pemkot agar stok vaksin yang sudah ada segera diberikan kepada masyarakat.

“Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden bahwa jangan menunggu dosis kedua, [tetapi] habiskan, habiskan [stok dosis yang ada],” ujar Khofifah.

Turut mengikuti secara daring pengarahan tersebut ialah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki dan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Operator Telekomunikasi Akui Ada Pembatasan Akses Bertahap
apahabar.com

Nasional

Lion Air Masih Layani Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Sampaikan 4 Pesan Penting di Forum Rektor Indonesia
apahabar.com

Nasional

Amin Rais Duga Kebakaran Kejagung Dilakukan ‘Orang Dalam’, Berikut Jawaban Kejagung
apahabar.com

Nasional

Presiden Berharap Dana Desa bisa Kembangkan Potensi Desa
apahabar.com

Nasional

Sekelumit Peran BRG di Kalsel, Lembaga yang Bakal Dibubarkan Jokowi
apahabar.com

Nasional

MK Tolak Dalil Perolehan Suara Versi Prabowo-Sandiaga
apahabar.com

Nasional

Mengapa Hari Guru Diperingati, Ini Sejarahnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com