Simpan Sabu di Dapur, Pemuda Kelumpang Tengah Kotabaru Ditangkap Catat Tanggalnya, BPJN Kalsel Tutup Jembatan Paringin Selama Perbaikan Jaringan Internet Telkom Down, Panitia Tes SKD CPNS HSS Tak Kehabisan Akal Ciaatt! Serunya Lomba Lawang Sakepeng Seni Bela Diri Dayak Ngaju di Kapuas Masih Berlangsung! Penggeledahan KPK di Kantor Dinas PUP HSU

Yuk Bangun Kesadaran Peduli Sampah ke Anak dengan 3R

- Apahabar.com     Sabtu, 24 Juli 2021 - 09:17 WITA

Yuk Bangun Kesadaran Peduli Sampah ke Anak dengan 3R

Peran orangtua sangat penting bangun karakter peduli lingkungan dan sampah melalui edukasi di rumah dengan 3R. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Peran orangtua sangat penting dalam membangun karakter peduli lingkungan dan sampah melalui edukasi di rumah dengan 3R.

Psikolog klinis anak dari Rumah Dandelion, Reti Oktania, M.Psi mengatakan bahwa orangtua bisa membentuk perilaku anak yang peduli terhadap lingkungan dengan menerapkan konsep 3R yaitu Routine, Ritual, dan Rules.

“Orangtua dapat menciptakan rutinitas
bersama anak yang berhubungan dengan merawat lingkungan, dimulai dari rutinitas memilah sampah setiap hari,” ujar lulusan Fakultas Psikilogi Universitas Indonesia itu dalam forum “Waste4Change” seperti dilansir Antara, Jumat (22/7) kemarin.

Dari sisi ritual, orangtua bisa membuat sebuah kegiatan yang menarik bagi anak, misalnya membuat mainan edukatif yang berasal dari material sampah yang telah dipilah setiap akhir pekan bersama orang tua.

“Atau kalau ada anggota keluarga yang berulang tahun, dibanding memberikan kado bagaimana kalau setiap tahun kita ajak menanam bibit pohon. Ini akan menjadi sesuatu yang dinanti anak,” kata Reti.

Selain itu, orang tua bisa membuat rules atau aturan yang disepakati bersama anak, misalnya anak dilibatkan untuk membantu membuang sampah di tempat sampah terpilah.

Reti mengatakan bahwa membentuk perilaku dan karakter anak, orangtua perlu memberikan contoh nyata yang dapat diikuti. Hal yang paling mudah adalah memberikan pemahaman dan aksi cara memilah sampah.

Selain itu, anak-anak juga perlu diingatkan secara verbal dan visual. Orangtua bisa mengingatkan anak secara langsung melalui ucapan.

Sedangkan untuk visual, dapat dilakukan dengan menaruh gambar-gambar atau tulisan di tempat sampah terpilah, agar anak lebih tertarik membuang sampah di tempat yang telah terpilah. Misalnya, tempat sampah hijau untuk organik, kuning untuk anorganik dan merah untuk benda kaca.

“Terakhir, berikan apresiasi yang spesifik. Artinya, kita dapat menyampaikan terima kasih setelah anak berhasil menghabiskan makanan, atau memilah sampah, sambil diberikan pemahaman yang sederhana,” ujar Reti.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Suap Meikarta
Banjir Bandang Flores

Nasional

Update Banjir Bandang Flores Timur, 41 Meninggal Dunia
Bom Bunuh Diri

Nasional

Terungkap, Isi Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri Makassar kepada Orangtua
apahabar.com

Nasional

Skandal Harley, Erick Thohir Copot Semua Direksi Garuda
apahabar.com

Nasional

Stafsus BUMN: Bio Farma Kerjakan Proses Akhir Vaksin Covid-19
apahabar.com

Nasional

Lewat Youtube, Presiden Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru Hari Ini
apahabar.com

Nasional

NTB Terima Dipa Rp16,4 Triliun
apahabar.com

Nasional

Perayaan Imlek Nasional, Presiden: Ayo Kerja Lebih Keras
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com