Curi Susu Demi Keponakan, Perkara Remaja Banjarmasin Dihentikan Lewat Restorasi Justice Fakta Baru Pembacokan di SPBU Banjar, Tak Ada Duit yang Hilang Dear KPK! Jangan Sia-siakan Pengorbanan Kades Aisyah Kotabaru Anies Baswedan untuk Presiden 2024 Mulai Bergaung di Kalsel Diterjang Banjir Rob, Pemukiman Warga Pesisir Pantai Tala Porak Poranda

Antisipasi Bencana, BPBD HSS Bangun Posko Induk

apahabar.com, KANDANGAN – Mengantisipasi bencana virus corona, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, angin kencang atau
- Apahabar.com     Selasa, 24 Agustus 2021 - 17:30 WITA

Antisipasi Bencana, BPBD HSS Bangun Posko Induk

Posko Siaga Bencana Kabupaten HSS di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – Mengantisipasi bencana virus corona, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), banjir, angin kencang atau puting beliung hingga longsor, BPBD Hulu Sungai Selatan (HSS) mendirikan posko induk, Selasa (24/8).

Pos komando siaga bencana ini melibatkan TNI-Polri, Satpol PP dan Damkar, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Organisasi Radio Amatir Indonesia (Orari), Kerukunan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) sampai potensi SAR daerah.

Kepala Pelaksana BPBD HSS, Syamsudin, mengatakan posko siaga bencana akan diefektifkan susuai arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

“Dilaksanakan sejak 19 Agustus hingga 17 Oktober 2021, dan petugas siaga 24 jam secara bergantian,” kata Syamsudin.

Selain itu, posko siaga bencana pada 11 kecamatan wilayah Kabupaten HSS juga diefektifkan khususnya untuk menekan penyebaran Covid-19.

Bumi Rakat Mufakat sendiri saat ini masih berstatus siaga darurat bencana karhutla dari 1 Juli sampai 31 Oktober 2021, empat kecamatan merupakan wilayah rawan dan menjadi perhatian.

Penetapan itu bukan tanpa alasan, sebab titik api atau hot spot karhutla sudah mulai bermunculan.

“Sudah dibangun Posko Kecamatan Daha Selatan, Utara dan Barat serta Kecamatan Kalumpang,” ujarnya.

BPBD HSS telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh Camat dan dinas terkait serta perusahaan tambang dan sawit untuk melakukan sosialisasi dan pemasangan spanduk larangan membakar lahan dan hutan.

Seluruh lapisan masyarakat diimbau supaya ketika membuka lahan pertanian jangan dengan membakar lahan, apalagi sudah ada sanksi pidana dengan penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

Syamsudin berpesan, bagi warga yang mengetahui ada titik api atau memerlukan bantuan lainnya dapat menghubungi call emergency Posko Kabupaten HSS di nomor 08115400868.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

PSU Kalsel: Polda Kerahkan Ribuan Personel, Setiap TPS Dijaga 2 Polisi
apahabar.com

Kalsel

Penyegaran di Jajaran Sekretariat KPU Kalsel  
Pj Gubernur Kalsel

Kalsel

Pj Gubernur Kalsel Ungkap Penyebab Kalsel Terbelenggu PPKM Level IV
apahabar.com

Kalsel

Optimalkan Kemampuan, Prajurit Kodim 1008 Tanjung Latihan Menembak
apahabar.com

Kalsel

Berwudhu di Irigasi, 3 Jamaah Haul Guru Sekumpul Nyemplung ke Sungai
apahabar.com

Kalsel

Ironi PSBB Jilid II, Dirumahkan Duta Mall Saat Istri Mengandung
apahabar.com

Kalsel

Milad Ponpes Darul Ulum, Andin: Santri Aset Berharga Kabupaten Banjar
Birokrasi

Kalsel

Pemkab HSS Ekspose Penyerderhanaan Birokrasi Pemerintah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com