Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Astaga, Pasukan AS Bagikan Makanan Mengandung Babi ke Pengungsi Afghanistan

- Apahabar.com     Minggu, 22 Agustus 2021 - 12:07 WITA

Astaga, Pasukan AS Bagikan Makanan Mengandung Babi ke Pengungsi Afghanistan

Sebanyak 4.500 pasukan AS bersiaga di Kabul, Afghanistan, untuk membantu evakuasi warga Foto: Reuters

apahabar.com, JAKARTA – Pasukan Amerika Serikat (AS) yang berjaga di Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul membagikan makanan mengandung babi kepada pengungsi Afghanistan.

Seperti diketahui, para pengungsi ini berencana keluar dari negaranya usai Taliban menguasai Kota Kabul.

Dikutip dari dailysabah.com, seperti dilansir dari Republika.co.id, pengungsi perempuan yang terjebak bersama putri dan suaminya membagikan gambar di instagram terkait makanan yang dibagikan pasukan AS.


Pengungsi perempuan yang terjebak bersama putri dan suaminya membagikan gambar di instagram terkait makanan yang dibagikan pasukan AS. Foto-instagram/@zf326

“Memberi makan mengandung babi, dimana secara agama dilarang dan 95 persen warga disini tidak mengerti bahasa Inggris,” tulis dia sambil membagikan foto bertuliskan, “pork sausage patty, maple flavored.”

Ia bahkan mengatakan pasukan AS tidak membagikan namun melempar makanan tersebut dari jauh. Ia juga bercerita bahwa ia dan keluarganya tidur beralaskan batu dan sampah, sementara tentara AS tetap mengarahkan senjata ke arah pengungsi.

“Kami tidak bersenjata, hanya berusaha untuk keluar,” ucap dia.

Ribuan warga Afghanistan berusaha keluar dari negara tersebut usai Taliban kembali menguasai negara tersebut. Mereka khawatir Taliban akan memberlakukan aturan ketat kepada perempuan, seperti larangan sekolah, melarang siaran televisi dan musik serta hukuman potong tangan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Resmi, Korut Larang Rakyatnya Merokok di Tempat Umum

Internasional

Kemlu RI Pulangkan Jamaah Tabligh Indonesia dari India
Sayid Hassan Nasrallah

Internasional

Sayyed Hassan Nasrallah Nyatakan Serangan ke Yerusalem Berarti Perang Regional
apahabar.com

Internasional

Protes Hina Islam dan Rasulullah, Mahasiswa Iran Gelar Aksi di Depan Kedubes Prancis
apahabar.com

Internasional

Sowan ke Menlu China, Luhut Bahas Kerja Sama Hadapi Covid-19
apahabar.com

Internasional

Duh, Negara Asia Selatan Ini Catat Rekor 49.000 Kasus Harian Covid-19

Internasional

Tentang Langkah China, Prabowo dan Menhan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama
apahabar.com

Internasional

Pria Tertua Dunia Meninggal di Usia 113 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com