Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang OTT KPK di Amuntai HSU, Satgas Pinjam Ruang Polres Operasi Senyap KPK di Amuntai HSU, Polda Belum Pastikan

Awal Terbongkarnya Sosok Pembunuh Keji Bos Sate di Simpang Empat Tanbu

- Apahabar.com     Selasa, 31 Agustus 2021 - 14:05 WITA

Awal Terbongkarnya Sosok Pembunuh Keji Bos Sate di Simpang Empat Tanbu

SAM bahkan sempat menghadiri pemakaman mendiang tantenya. Belakangan, siapa sangka jika ia adalah pria yang menghabisi Sugiati. Foto: Ist

apahabar.com, BATULICIN – Polisi membeberkan awal terkuaknya sosok pelaku pembunuhan di Warung Sate Ida, Desa Barokah, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

“Awalnya si SAM (tersangka) memang diketahui hanya tinggal bersama si korban yang tak lain adalah tantenya sendiri,” ungkap Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih, melalui Kasi Humas, AKP H I Made Rasa, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Wahyudi, Selasa (31/8).

Kali terakhir, hanya SAM yang dititipi oleh anak korban untuk merawat ibunya yang sedang sakit.

“Jadi awalnya itu memang tidak ada orang lain selain tersangka. Dia cuman tinggal berdua dengan si korban,” jelasnya.

Kecurigaan pun muncul meski SAM ikut menghadiri pemakaman korban, keesokan harinya.

Setelah melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara, polisi kemudian memeriksa SAM.

Hasilnya, upaya persuasif polisi membuahkan hasil. Melalui pendekatan yang panjang, SAM pelan-pelan mengakui telah membunuh tantenya sendiri.

“Kita lakukan pendekatan dan akhirnya dia mengakui bahwa membunuh tantenya karena emosi spontan dan sakit hati,” ujarnya.

Sementara ini, motif pembunuhan belum mengarah ke aksi berencana.

“Karenanya, kami kenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya, SI atau Sugiati (53) ditemukan tewas di warung sate miliknya, Jalan Transmigrasi Plajau, Kilometer 2, Kamis 26 Agustus.

Sore itu, jasad Sugiati ditemukan oleh anak dan menantunya. Kondisinya mengenaskan. Bersimbah darah. Sekujur tubuhnya penuh luka tusuk. Sebuah pisau bahkan masih tertancap di dadanya.

2 hari kemudian, polisi menangkap SAM alias Samsudin Eko tak lain adalah ponakan Sugiati sendiri. Perantau asal Karang Anyar, Jawa Tengah ini sehari-hari bekerja di warung sate Sugiati.

“Ya sudah cukup lama dia bekerja di warung sate itu,” ujar salah seorang warga setempat.

Motif Pembunuhan

Geger! Mayat Wanita di Simpang Empat Tanbu, Penuh Luka Tusuk

Sore itu, sekira pukul 15.30, Samsudin masuk ke dalam warung sate sekaligus rumah Sugiati.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Karang Bintang

Kalsel

Kabar Duka! Pasien Covid-19 Asal Karang Bintang Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Dukung Revolusi Hijau, UPTD Balai Pembenihan Tanaman Hutan Kalsel Siapkan Target Bibit Tanaman
apahabar.com

Kalsel

Cuncung Ingin HIPMI Tanah Bumbu Selalu Hadir di Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Repnas Dukung Penuh Mardani H Maming sebagai Calon Ketum HIPMI
apahabar.com

Kalsel

‘Nyasar’ ke Martapura, Rombongan Finlandia dan Estonia Puji Destinasi Alam
Panasdalam

Kalsel

Santai di Cafe The Panasdalam, Paslon Ibnu-Arifin Silaturahmi dengan Warga Kelurahan Mawar
apahabar.com

Kalsel

Januari hingga April, Kanim Batulicin Terbitkan 366 Paspor CJH
apahabar.com

Kalsel

Bedakan 7 Pintu dan Mess di Basirih Ludes Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com