Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Bawa Sertifikat Vaksin Palsu, Calon Penumpang di Bandara SAMS Balikpapan Diamankan Petugas

Satgas Covid-19 Lanud Dhomber menangkap basah empat calon penumpang yang membawa sertifikat vaksin dan hasil PCR palsu sebagai syarat........
- Apahabar.com     Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:41 WITA

Bawa Sertifikat Vaksin Palsu, Calon Penumpang di Bandara SAMS Balikpapan Diamankan Petugas

Ilustrasi penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Foto-Ist

apahabar.com, BALIKPAPAN – Satgas Covid-19 Lanud Dhomber menangkap basah empat calon penumpang yang membawa sertifikat vaksin dan hasil PCR palsu sebagai syarat dokumen perjalanan, Senin (9/8) kemarin.

Saat pemeriksaan di area validasi pelayanan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS), para penumpang yang hendak berangkat ke Surabaya dan Jakarta itu menunjukkan surat yang tidak terbaca di aplikasi.

Keempat calon penumpang itu pun langsung dimintai keterangan. Keempat calon penumpang tersebut berinisial AM, WA, HI dan MA.

Satgas Covid-19 Lanud Dhomber berkoordinasi dengan pihak Bandara SAMS Sepinggan kemudian menyerahkan calon penumpang tersebut ke Polsek KP3 Bandara.

Keterangan dari Komandan Satgas Covid-19 Lanud Dhomber Letkol Lek Rano Maharano mengatakan berdasarkan keterangan dari para calon penumpang tersebut, mereka mendapatkan sertifikat vaksin dan hasil PCR palsu dari temannya.

“Mereka mengaku mendapatkan sertifikat vaksin palsu dari temannya, dan mengedit serta menerbitkan sendiri surat rapid test PCR. Maka dari itu perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut, sehingga pelaku kami serahkan kepada pihak Polsek KP3 Bandara,” katanya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan hal nekat tersebut. Diharapkan masyarakat melengkapi persyaratan dokumen perjalanan secara legal dengan memeriksakan diri ke klinik atau rumah sakit yang resmi.

“Diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap tawaran terkait pembuatan surat vaksin palsu, dan tidak mencoba untuk menggunakannya demi kepentingan pribadi. Karena selain membahayakan kesehatan orang lain, tetapi juga akan berhadapan dengan pihak berwajib dan mendapatkan sanksi hukum yang berat,” ungkapnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Kaltim Bertekad Kreatif Optimalkan PAD
Vaksinasi Balikpapan

Kaltim

Sebelum Balik ke Jakarta, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di Balikpapan

Kaltim

Begini Anjuran Panglima TNI Agar Kaltim Bebas Covid

Kaltim

Hasil Antigen Negatif, Belasan Mahasiswa Masih Ditahan di Mapolresta Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Dirundung Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diimbau Waspada
apahabar.com

Kaltim

Kecamatan Rantau Pulung di Kutim Terbebas dari Buang Air Sembarangan
Wanita Pemandu Lagu

Kaltim

Diduga Aniaya Wanita Pemandu Lagu, Polisi di Balikpapan Terancam Dipecat
Gunung Bugis

Kaltim

Gunung Bugis Balikpapan Menyala Lagi, 3 Rumah Hangus Terbakar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com