Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Begini Anjuran Panglima TNI Agar Kaltim Bebas Covid

- Apahabar.com     Jumat, 6 Agustus 2021 - 14:13 WITA

Begini Anjuran Panglima TNI Agar Kaltim Bebas Covid

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi kota Balikpapan, Jumat (6/8). Foto-istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi kota Balikpapan pada Jumat (6/8). Dalam kesempatan itu, Panglima TNI menyoroti angka kasus di Kaltim yang terbilang tinggi, sehingga dibutuhkan upaya maksimal untuk menurunkan kasus tersebut.

Panglima TNI mengatakan dalam mencegah dan meminimalisir kasus Covid-19, pemerintah daerah melalui Satgas Covid-19 harus benar-benar melakukan tiga cara secara ketat.

“Strategi yang kita gunakan ada tiga. Yaitu pertama, melaksanakan 3M secara ketat. Kedua 3T dan ketiga vaksinasi,” kata Panglima TNI dalam sambutannya.

Ia mengatakan jumlah tracing di Kaltim masih terbilang kecil, padahal hasil dsri tracing tersebut dapat meminimalisir penularan lebih luas lagi. Sayangnya saat ini pemerintah daerah masih harus ditingkatkan terhadap tracing yang dilakukan.

“Kalau saya data bahwa tracing nilainya masih kecil. Padahal ini adalah hasil dari pelacakan kasus terkonfirmasi yang dipersyaratkan dari WHO hasilnya 1 banding 30, namun di Indonesia masuk pada persyaratan 1 banding 15. Saya sudah cek, memang sudah dilaksanakan, namun jumlah dari kontak erat juga harus di tingkatkan. Sehingga mengurangi kasus terkonfirmasi setiap hari yang terus bertambah,” terangnya.

Meski begitu pelaksanaan test tracing dengan kontak erat harus benar-benar disiapkan sarana dan prasarananya untuk melakukan isolasi terpadu.

Sehingga pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif bisa langsung masuk isoter bergejala ataupun tidak. Sedangkan untuk kontak erat langsung lakukan karantina sesuai aturan selama lima hari.

“Kalau permasalahan ini sudah dilaksanakan dengan baik dan masyarakat juga mendukung program ini maka Kaltim segera bebas dari covid,” ungkapnya.

Memang hal itu tidak mudah lantaran permasalahan yang dihadapi cukup banyak. Yakni perihal komunikasi, koordinasi, dan secara demografi penduduk di Kaltim tersebar di seluruh wilayah yang belum begitu baik infrastruktur jaringan telponnya.

“Oleh sebab itu pelaksanaan tracing lapangan yang di laksanakan oleh Babinsa dan Bhabinkaptimas benar benar harus dilaksanakan. Pelaksanaan tracing ini sangat penting untuk menekan laju penularan,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Mahasiswa Desak Kejari Balikpapan Segera Tetapkan Tersangka Kasus KKT
Pascabentrok

Kaltim

Pascabentrok Berdarah di Handil Bakti Samarinda, Polisi Temukan Senpi Penabur

Kaltim

Terus Dikebut, 1.128 Ibu Hamil di Balikpapan Sudah Divaksin
perampok

Kaltim

Ditangkap, Perampok Pegawai Pajak di Balikpapan Ngaku Dikuasai Setan
apahabar.com

Kaltim

Jajaki Kerja Sama Sektor Pariwisata, Seychelles Puji Pulau Maratua

Kaltim

Curi Keramik Masjid, Komplotan Maling Spesialis Bahan Bangunan Diciduk Polisi Balikpapan
Covid-19

Kaltim

Termasuk Kaltim, Berikut 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Usia Sekolah
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Mulai Normalisasi Karang Mumus, Isran: Sudah Izin KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com