Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru

BEI Buka Penghentian Sementara Perdagangan Saham DCII Mulai 12 Agustus 2021

Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mulai perdagangan sesi
- Apahabar.com     Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:55 WITA

BEI Buka Penghentian Sementara Perdagangan Saham DCII Mulai 12 Agustus 2021

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta. Foto-Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara perdagangan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mulai perdagangan sesi I 12 Agustus 2021.

Pembukaan suspensi itu dilakukan di pasar regular dan pasar tunai. Suspensi saham DCII dibuka menunjuk pengumuman Bursa No.: Peng-SPT-00093/BEI.WAS/06-2021 tanggal 16 Juni 2021, perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII).

Selama suspensi saham DCII sejak 17 Juni 2021 tersebut BEI meminta penjelasan kepada manajemen DCII. Terakhir pada pengumuman BEI 4 Agustus 2021, manajemen BEI menanyakan sejumlah hal termasuk konversi saham Presiden Direktur Otto Sugiri dan Presiden Komisaris Marina Budiman dari scripless menjadi warkat.

Saat itu, manajemen DCII menyampaikan kalau pemegang saham utama menilai penyimpanan dalam bentuk warkat merupakan hal lebih efisien.

Selain itu, dalam keterangan terpisah, BEI juga meminta penjelasan mengenai pelaksanaan transaksi gadai saham oleh Anthoni Salim pada 15 Juni 2021.

Sekretaris Perusahaan PT DCI Indonesia Tbk, Nicholas Suharsono menulis, transaksi gadai saham yang dilakukan Anthoni Salim tidak berhubungan dengan rencana pengembangan bisnis perseroan. Ia juga menulis, kalau perseroan tidak terima uang dari aktivitas gadai saham.

“Perseroan tidak pernah menerima aliran yang bersumber dari aktivitas gadai saham yang dilakukan oleh pemegang saham perseroan,” tulis Nicholas.

Perseroan juga menyampaikan gadai saham dilaksanakan sebagai bagian dari rencana investasi grup Salim di Indonesia.

“Berdasarkan informasi yang telah Perseroan terima dari pihak Bapak Anthoni Salim selaku pemegang saham perseroan, gadai saham tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rencana investasi Salim Group di Indonesia,” tulis perseroan, kutip Liputan6.com.

Nicholas menambahkan, pada saat ini, tidak ada informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan dan dapat mempengaruhi harga saham perseroan.
Gerak Saham DCII

BEI suspensi saham DCII mulai perdagangan sesi I pada 17 Juni 2021. Hal itu dilakukan seiring peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham DCII. Sebelum suspensi saham pada 17 Juni 2021, saham DCII sudah naik 17,41 persen ke posisi Rp 59.000 per saham.

Sepanjang tahun berjalan 2021, saham DCII sudah menguat 13.947,62 persen. Saham DCII berada di level tertinggi Rp 60.300 dan dan terendah Rp 525 per saham. Total volume perdagangan 2.372.263.261. Nilai transaksi harian saham Rp 3,2 triliun. Total frekuensi perdagangan saham 14.714 kali.

Editor: Tim Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kartu Prakerja Gelombang 14

Nasional

Ditutup Kamis, Sudah 7,65 Juta Akun Daftar Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Nasional

Alasan DPR Kebut Pemilihan Kapolri
apahabar.com

Nasional

Pemprov Kaltim Klaim Warga Gunung Sekerat Inginkan Pabrik Semen
apahabar.com

Nasional

Jokowi Instruksikan 3 Pejabat Tinjau Langsung Lokasi Tsunami
apahabar.com

Nasional

Topan Hagibis Terjang Jepang; 800 Penerbangan Dibatalkan  
Nonreaktif

Nasional

Usai Nonreaktif Covid-19, KPK Tahan Bupati Banggai Laut Sulteng

Nasional

Lindungi Konsumen, Kemenperin Rumuskan Masker Kain Ber-SNI

Nasional

Pekan Depan, Indofarma Jual Obat Covid-19 Merek Desrem
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com