Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta Waspada, Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam 3 Kabupaten Kalsel Tok! KPU-Kemendagri Sepakat Jadwal Pemilu 14 Februari 2024 Cuaca Kalsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Diprediksi Cerah Berawan Tuduhan Tak Terbukti, IRT Banjarmasin Bebas Usai 60 Hari Ditahan

BKSDA Kalsel Curiga Macan Dahan di Kandangan Hewan Peliharaan Lepas

- Apahabar.com     Senin, 16 Agustus 2021 - 21:37 WITA

BKSDA Kalsel Curiga Macan Dahan di Kandangan Hewan Peliharaan Lepas

Macan dahan di atas pohon yang sempat geger warga Desa Banyu Barau Kecamatan Kandangan, Senin (16/8). Foto-apahabar.com/Nuha

apahabar.com, KANDANGAN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan (Kalsel) curiga seekor macan dahan di pemukiman warga Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) merupakan hewan peliharaan yang lepas.

Pasalnya, setelah petugas BKSDA Kalsel melihat macan dahan di Desa Banyu Barau RT 7 LK 4, Kelurahan Kandangan Barat Kecamatan Kandangan, Senin (16/8) malam, tak terlihat insting liar pada hewan itu.

Menurut petugas BKSDA Kalsel Hendar Wibawa, jenis macan dahan dengan nama latin Neofelis Diardi Borneensis yang masuk pemukiman warga ini tidak membahayakan dan memangsa manusia. “Tidak menyerang warga,” katanya saat di lokasi.

Pihaknya menduga berdasarkan ciri-ciri macan dahan tersebut, merupakan hewan peliharaan seseorang yang lepas.

“Ini lantaran ketika warga mencoba menaiki pohon tadi tidak diserang, binatang itu sudah tidak memiliki insting liar lagi,” jelasnya.

Pantauan BKSDA hingga malam, macan dahan tidak terlihat. Lantaran bersembunyi di balik rimbunnya pohon rambutan dan kelapa di belakang rumah warga.

“Informasi terakhir, diduga masih berada di sekitar pohon kelapa,” kata petugas BKSDA Kalsel Ressort Banua Anam itu.

Hendar Wibawa memastikan pihaknya akan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS untuk mengambil langkah selanjutnya.

“Kalau bisa kita evakuasi, namun karena kondisi memang tidak memungkinkan akan kita koordinasikan kembali,” ujar Hendar.

Pasalnya, lanjut dia, hewan tersebut termasuk dalam jenis satwa yang dilindungi negara, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia nomor P.20.

“Sementara macan tersebut tidak ada mencelakakan masyarakat, jadi kita halau, karena merupakan binatang yang dilindungi,” imbuhnya.

Dikabarkan sebelumnya, warga Desa Banyu Barau RT 7 LK 4 dibuat geger dengan seekor macan dahan di atas pohon rambutan pada Senin (16/8) sore.

Bahkan, macan dahan itu sedang kekenyangan setelah memangsa hewan ternak menurut salah seorang warga.

BKSDA Kalsel

Warga hingga malam terus mencari keberadaan macan dahan di Desa Banyu Barau Kecamatan Kandangan.
Foto-apahabar.com/Nuha

Geger! Macan Dahan Muncul Usik Istirahat Warga Kandangan

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tambah 123 Kasus, Positif Covid di Kalsel Terus Melangkah Naik
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Tambah Jumlah Guru Besar
apahabar.com

Kalsel

Sunat Masal di Polsek Tamban, Momentum Perpisahan Kapolres Batola
Covid-19

Kalsel

Semenjak Pandemi, 24 Pejuang Kesehatan di Kotabaru Positif Covid-19, 1 Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Tak Bisa Berenang, Bocah Lenyap di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Melihat Gebrakan Tim Opsnal Resnarkoba Polres HST John Lee Cs di Bumi Murakata
mayat

Kalsel

Identitas Mayat Terlilit Rumput di Gatot Subroto Banjarmasin Terkuak

Kalsel

Pasca-penetapan, Ini Proses Sebelum Ibnu-Ariffin Resmi Dilantik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com