Update Banjir Kalsel: Sudah 6 Kabupaten Terdampak! Parah, Empat Titik Longsor Sempat Tutup Akses Utama Loksado-Kandangan UPDATE Tinggi Air Jelang Puncak Banjir HST BREAKING! Bupati HST Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Banjir di Pusat Kota HST Meluas, Ratusan Jiwa Mengungsi

Bravo! Polda Kaltim Berhasil Bekuk Kawanan Rampok Lintas Negara

- Apahabar.com     Jumat, 20 Agustus 2021 - 14:48 WITA

Bravo! Polda Kaltim Berhasil Bekuk Kawanan Rampok Lintas Negara

Waka Polda Kaltim, Brigjen Pol Harianto dihadapan awak media mengungkap penangkapan jaringan rampok antar negara. Foto-apahabar.com/istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Polda Kaltim membekuk kawanan rampok lintas negara. Terdapat lima tersangka, yang berhasil ditangkap, Selasa (17/8) lalu.

Polda Kaltim dihadapan awak media, Jumat (20/8) menyebutkan kelima tersangka kawanan rampok lintas negara itu, masing-masing berinisial SD, ASD, JI, IS dan AS.

SD bertugas melakukan survey terhadap calon korbannya, sementara AS bertugas mengawasi dari dalam rumah.

Sementara tiga tersangka lainnya berperan mencongkel kamar dan menyekap korban.

Waka Polda Kaltim, Brigjen Pol Harianto mengatakan, para pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama.

Mereka pun beraksi cukup licin dan profesional sejak 2014 silam. Yakni dengan menyasar perumahan elit sebagai korbannya.

“Mereka ini beraksi sejak tahun 2014. Semuanya punya peran masing-masing, ada yang melakukan survey tempat yang akan disasarnya dan baru beraksi pada saat penghuni rumah tidur,” kata Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Harianto.

Di Balikpapan sendiri para pelaku beraksi di dua TKP berbeda. Pada 29 Juli 2021, mereka beraksi di Balikpapan Regency cluster De Royale. Saat itu tiga orang penghuni didalamnya juga disekap.

Dua hari berselang para kelompok ini beraksi di Balikpapan Baru cluster Windsor. Lagi-lagi seorang penghuni rumah di dalamnya disekap.

“Dari dua TKP, ada yang melapor ke Polresta Balikpapan lalu dilakukan penyelidikan gabungan dan akhirnya mendapatkan satu orang pelaku di sini berinisial SD,” ujar Harianto.

Setelah SD ditangkap di kawasan Balikpapan Regency, polisi melakukan pengembangan. Empat orang lainnya pun diketahui telah melarikan diri usai beraksi menuju Batam, Kepulauan Riau.

Jatanras Polda Kaltim bekerjasama dengan Polresta Balerang meringkus keempat pelaku di Batam.

“Pelaku saat mau ditangkap di Batam tapi mereka kabur dan sembunyi di Pulau Bulung. Itu nyeberang dari Batam,” tambahnya.

Keempat pelaku berhasil ditemukan, namun sempat melawan dengan petugas. Tak ayal salah seorang pelaku harus dilumpuhkan.

“Ini kami amankan barang buktinya berupa tang, obeng untuk masuk rumah. Terus ada pisaunya yang di ambil dari rumah,” tuturnya.

Para pelaku juga telah beraksi di Malaysia. Di mana kepolisian Malaysia juga telah melakukan pencarian terhadap para pelaku ini.

Bagaimanan tidak, kurang lebih tiga lokasi kejadian para komplotan rampok ini beraksi. Yakni dua TKP di Kuala Lumpur dan satu TKP di Johor Baru.

“Mereka sudah beraksi di berbagai provinsi hingga lintas negara. Yakni di Surabaya Jawa Timur, Kuningan Jawa Barat, Balikpapan Kalimantan Timur dan Batam Kepulauan Riau. Lalu di Malaysia ada tiga TKP, dua di Kuala Lumpur, satu di Johor Baru,” ungkapnya.

Hingga kini polisi terus mendalami kasus tersebut, diduga masih ada lokasi lainnya yang menjadi sasaran pelaku.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bocah Tewas

Kaltim

Terjatuh Saat Bermain, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas di Kolong Pasar Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Cerita Wagub Hadi Sering Digabungkan dalam Grup WA
apahabar.com

Kaltim

Siap-Siap, Seluruh ASN di Kaltim Wajib Ikut Tes Urine
apahabar.com

Kaltim

Pembukaan Porprov Kaltim VI di Sangatta, Isran: Ini yang Terbesar

Kaltim

Antre Solar Sampai 2 Hari, Pengusaha Truk di Balikpapan Terancam Tak Bisa Antar Sembako
Adiba

Kaltim

Warganet Mengaku Lihat ZR di Kalbar, Polisi Balikpapan Gerak Cepat
apahabar.com

Kaltim

Waspada Penyakit Pasca Banjir

Kaltim

Bobol Konter Hp, Maling di Balikpapan Cuma Curi Parfum Murahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com