Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Dikuasai Taliban, Atlet Afghanistan Kubur Mimpi Tampil di Paralimpiade Tokyo 2020

- Apahabar.com     Rabu, 18 Agustus 2021 - 13:14 WITA

Dikuasai Taliban, Atlet Afghanistan Kubur Mimpi Tampil di Paralimpiade Tokyo 2020

Logo Paralimpiade Tokyo 2020. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Atlet asal Afghanistan harus mengubur mimpi mereka untuk mengikuti ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Hal itu dikarenakan kondisi politik yang terjadi di sana.

Di mana kelompok Taliban berhasil menguasai pemerintahan Presiden Ashraf Ghani.

Fakta tersebut diungkap oleh salah satu atlet Afganistan bernama Zakia Khodadadi.

Ia mengaku tak bisa pergi lantaran bandar udara di Kota Kabul sangat ricuh dan kacau.

Dalam sebuah pesna video, Khodadadi yang merupakan atlet para-taekwondo meminta pertolongan pihak luar untuk bisa membawanya menuju Tokyo.

Ia merasa seperti terpenjara, karena pergi keluar dengan rasa tidak aman.

Video tersebut diterima oleh Chief de Mission APC, Arian Sadiqi yang berbasis di London dan diteruskan untuk Reuters.

Komite Paralimpiade Afghanistan (APC) sebelumnya pada Senin (16/8) menyatakan dua atlet mereka batal tampil di Paralimpiade Tokyo 2020 yang dimulai pada 24 Agustus mendatang.

“Saya memohon kepada kalian semua, bahwa saya seorang perempuan Afghanistan dan sebagai wakil dari perempuan Afghanistan saya meminta tolong kepada Anda,” kata dia.

“Saya mendesak Anda semua, mulai dari perempuan di seluruh dunia, institusi untuk perlindungan perempuan dari semua organisasi pemerintah, untuk tidak membiarkan hak-hak warga perempuan Afghanistan di gerakan Paralimpiade direnggut begitu saja,” tuturnya.

Khodadadi, 23 tahun, dan atlet lari Hossain Rasouli dijadwalkan untuk tiba di Tokyo pada Selasa (17/8), tapi kini tak bisa melakukan penerbangan.

Zakia Khodadadi pun terancam harus mengubur mimpinya menjadi atlet perempuan pertama dari Afganistan di Paralimpiade.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Dicoret dari Timnas, Rizky Pora Terima dengan Lapang Dada

Sport

Jadwal Live Babak 16 Besar: Big Match Inggris vs Jerman, Swedia Ditantang Ukraina
FIDE Word Cup 2021

Sport

Saksikan! Empat Pecatur Indonesia Berlaga di FIDE Word Cup 2021
apahabar.com

Sport

Babak Penyisihan Liga Champions, Cek Jadwalnya Disini
apahabar.com

Sport

Puncak Haornas ke-36, Bukti Gerakan Olahraga Sudah Masif di Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Indonesia Masters 2020, Praveen/Melati Susah Payah ke Perempat Final
apahabar.com

Sport

Solskjaer Minta Setan Merah Manfaatkan Laga Kandang Melawan PSG
apahabar.com

Sport

Chelsea Bantu Liverpool Juara Liga Inggris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com