IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Erick Thohir Apresiasi Penambahan RS Ekstensi Rujukan Covid-19

- Apahabar.com     Minggu, 8 Agustus 2021 - 23:36 WITA

Erick Thohir Apresiasi Penambahan RS Ekstensi Rujukan Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan beroperasinya Rumah Sakit Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung, salah satu Rumah Sakit Kerjasama Operasi (KSO) PT Pertamina Bina Medika IHC dengan PT Bintang Amin Husada sebagai RS rujukan Covid-19, di Lampung. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kolaborasi dan komitmen solid yang dilakukan Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC), Kementerian BUMN, dan Kementerian Agama dalam pengalihan fungsi asrama haji menjadi RS Ekstensi Rujukan Covid-19 mendapat apresiasi Menteri BUMN Erick Thohir.

Erick melihat semakin banyak fasilitas-fasilitas dan program penanganan pasien Covid-19 bergejala sedang hingga kritis, maka kasus kematian karena pandemi yang masih tinggi bisa ditekan seminimal mungkin.

Hal tersebut dinyatakan Menteri BUMN saat meresmikan beroperasinya Rumah Sakit Bintang Amin Ekstensi Asrama Haji Lampung, salah satu Rumah Sakit Kerjasama Operasi (KSO) PT Pertamina Bina Medika IHC dengan PT Bintang Amin Husada sebagai RS Rujukan Covid-19, di Lampung, Minggu (8/8).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, dan Dirut Pertamedia IHC, dr Fathema Djan Rahmat.

“Saya apresiasi gerak cepat yang dilakukan perusahaan BUMN atas kebutuhan tempat tidur bagi pasien Covid-19 dengan kondisi berat yang dihadapi banyak daerah. Terlebih ini RS ekstensi kedua yang dibangun Pertamedika IHC di asrama haji, karena itu saya berterima kasih kepada Menteri Agama, Gus Yaqut atas kolaborasi dan komitmen solid untuk bersama memerangi pandemi dengan memaksimalkan kemampuan yang sama-sama kita miliki,” ujar Menteri Erick Thohir seperti dikutip dari beritasatu.com.

Rumah Sakit Bintang Amin, Lampung, merupakan RS kedua yang dikonversi dari asrama haji menjadi RS khusus Covid-19, setelah sebelumnya PT Pertamina Bina Medika IHC mengkonversi Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Langkah yang dilakukan Pertamedika IHC tersebut merupakan bukti komitmen perusahaan-perusahaan BUMN dalam memastikan hadirnya negara untuk menyiapkan fasilitas dan program percepatan penanganan pasien Covid-19 di situasi kritis.

Selain itu, RS Bintang Amin Lampung merupakan RS kelima yang dibangun atau dikonversi PT Pertamina Bina Medika IHC menjadi RS khusus COVID-19 dalam 1,5 tahun terakhir.

Sebelumnya. telah berdiri RS Pertamina Jaya, RSPP Ekstensi Simprug, RSPJ Ekstensi Asrama Haji dan RS Modular Pertamina Tanjung Duren. Seluruh RS ini didukung penuh oleh PT Pertamina (Persero).

“Di akhir pekan ini, Kementerian BUMN melalui Pertamedika IHC sudah membangun dua RS yang bertujuan untuk menangani pasien dengan gejala berat dan kritis. Ini menandakan bahwa negara hadir untuk melayani rakyatnya. Terlebih, penanganan Covid-19 di luar pulau Jawa seperti di Sumatera, khususnya Lampung perlu mendapat perhatian mengingat peningkatan pasien Covid-19 terus terjadi diiringi dengan daya tampung rumah sakit yang telah melebihi kapasitas,” lanjut Menteri BUMN.

Rumah sakit ekstensi rujukan Covid-19 di Lampung ini memiliki lima lantai dengan luas bangunan 3.944 m2 dan memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur yang akan disiapkan secara bertahap. Untuk tahap pertama akan dioperasikan 51 tempat tidur yang terdiri dari 20 tempat tidur IGD ICU yang dilengkapi ventilator, empat tempat tidur HCU dan tiga tempat tidur IGD di lantai 1, serta 24 tempat tidur ruang rawat isolasi di lantai 2. Pada tahap berikutnya akan dioperasikan 72 tempat tidur ruang rawat isolasi untuk lantai 3, 4, dan 5.

Selain dilengkapi dengan alat-alat canggih seperti Ventilator, CCTV untuk setiap pasien, penggunaan SYSMEX dan OSS sebagai pendukung Teknologi Informasi, RS ini juga memiliki fasilitas Laboratorium, Instalasi Farmasi, hingga Command Room yang bisa memantau kondisi pasien 24 jam. Semetara untuk tenaga kesehatan, Pertamedika IHC telah menyiapkan 26 dokter umum, 14 dokter spesialis, 45 perawat, serta tenaga kesehatan dan penunjang medis lainnya untuk memastikan operasional RSPBA Ekstensi Asrama Haji Lampung berjalan optimal.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan, pengalihan fungsi asrama haji menjadi fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien Covid-19 merupakan komitmen untuk bersama-sama menanggulangi kebutuhan ruang rawat untuk gelaja berat dan kritis yang terus meningkat.

“Saat ini, Kementerian Agama (Kemag) memiliki 31 asrama haji di seluruh Indonesia. Sebanyak 25 siap digunakan untuk keperluan penanganan Covid-19, baik untuk Rumah Sakit (RS) Darurat maupun untuk keperluan isoman. Kolaborasi dengan Kementerian BUMN dan juga Pertamedika IHC saat ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mencari solusi bersama agar pasien dengan gejala berat bisa segera ditangani,” jelasnya.

Menurut Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, dukungan yang diberikan terhadap RSPJ Ekstensi ini merupakan bukti bakti Pertamina terhadap negara dan pemerintah dalam membantu menyediakan fasilitas layanan kesehatan Covid-19 kepada masyarakat.

“Kami menjalankan fungsi services oriented yang ditekankan Kementerian BUMN agar perusahaan BUMN yang menyangkut harkat hidup orang banyak, juga memberikan layanan kepada rakyat yang langsung dirasakan di tengah situasi kritis seperti ini,” ungkapnya.

Sedangkan, Direktur Utama Pertamedika IHC Dr dr Fathema Djan Rachmat, menyampaikan rasa optimisnya terhadap fasilitas ini yang diharapkan mampu membantu masyarakat Lampung dan sekitarnya untuk menekan angka kasus COVID-19 yang sampai saat ini masih terus terjadi peningkatan.

“RS Bintang Amin di Lampung ini terealisasi berkat dukungan penuh dari Kementerian BUMN, Kementerian Agama, dan PT Pertamina (Persero). Kami bergerak cepat menyiapkan rumah sakit dengan penerapan alih fungsi bangunan Asrama Haji menjadi rumah sakit khusus yang dilengkapi dengan alat serta fasilitas yang mampu menangani pasien Covid-19 dari yang bergejala sedang hingga kritikal.” jelasnya.

Erick Thohir

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Viral di Sosmed, Aksi Heroik Bocah 10 Tahun Rela Merenggang Nyawa Lindungi Ibunya dari Pemerkosaan
Jelaga

Nasional

Polisi Ungkap Ada Jelaga Bekas Tembakan Senpi di Tangan Pengawal Habib Rizieq

Nasional

Duh, Jenazah Covid-19 Surabaya Antre 20 Jam untuk Dimakamkan
apahabar.com

Nasional

Vaksinasi Covid-19, Indonesia Tunjuk PT Bio Farma dan PT Telkom untuk Sistem Informasi Satu Data
apahabar.com

Nasional

Rhenald Prihatin Banyak Opini Miring Terkait Freeport
vaksin covid-19

Nasional

Hari Ini, Presiden Jokowi Dijadwalkan Tinjau Vaksinasi Wartawan di GBK
apahabar.com

Nasional

Jelang Debat Keempat, Pengamanan Diperketat

Nasional

Tok! Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com