Armada Batu Bara Nebeng Fasum, Puluhan Pemuda Kotabaru Turun ke Jalan Megaproyek 4 Smelter Haji Isam, Prof Mutia Bilang Begini  Kata Pemprov Soal Megaproyek 4 Smelter Haji Isam di Kalsel Bersih-bersih Badut Jalanan di Kapuas, Satu dari Banjarmasin Terjaring Resmi Dubes, Pengganti ‘Urang Banua’ Jadi Jubir Jokowi Masih Tanda Tanya

Erick Thohir Pangkas Komisaris Garuda Indonesia Jadi Tiga Orang

- Apahabar.com     Jumat, 13 Agustus 2021 - 18:30 WITA

Erick Thohir Pangkas Komisaris Garuda Indonesia Jadi Tiga Orang

Pesawat Airbus A330 Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Provinsi Aceh pada 13 Juli 2021. Foto-AFP

apahabar.com, JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Garuda Indonesia (GIAA) menyetujui perubahan jajaran Komisaris dan Direksi. Adapun perubahan tersebut dengan mengurangi personel di jajaran komisaris.

Melalui pesan singkat, Jumat (13/8/2021), Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra membeberkan jajaran Komisaris Garuda Indonesia yang kini hanya beranggotakan tiga orang. Antara lain Timur Sutikno sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Chairul Tanjung sebagai Komisaris, dan Abdul Rachman sebagai Komisaris Independen.

Lansir dari Liputan6.com, sebelumnya dua Komisaris Garuda Indonesia yakni Yenny Wahid dan Peter Gontha telah mengumumkan undur diri lewat laman instagram masing-masing.

Sementara dari jajaran Direksi Perseroan, sebagai berikut:

Direktur Utama: Irfan Setiaputra
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Prasetio
Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
Direktur Layanan dan Niaga: Ade R Susardi

Kinerja Kuartal I 2021

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengumumkan kinerja kuartal I 2021. Perseroan masih hadapi tekanan seiring pandemi COVID-19 ditunjukkan dari penurunan pendapatan dan lonjakan kerugian.

PT Garuda Indonesia Tbk mencetak pendapatan USD 353,07 juta pada kuartal I 2021.Realisasi pendapatan ini turun 54,03 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD 768,12 juta.

Rincian pendapatan itu antara lain penerbangan berjadwal susut 57,49 persen dari USD 654,52 juta pada kuartal I 2020 menjadi USD 278,22 juta pada kuartal I 2021. Di sisi lain penerbangan tidak berjadwal perseroan naik 328,4 persen menjadi USD 22,78 juta dari periode kuartal I 2020 sebesar USD 5,31 juta. Lainnya susut menjadi USD 52,06 juta pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya USD 108,27 juta.

Beban usaha perseroan turun 34,68 persen dari USD 945,70 juta pada kuartal I 2020 menjadi USD 702,17 juta pada kuartal I 2021. Perseroan alami rugi usaha menjadi USD 287,09 juta pada kuartal I 2021 dari sebelumnya untung USD 616.040.

Rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 219 persen menjadi USD 384,34 juta pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya USD 120,16 juta. Total liabilitas naik menjadi USD 12,90 miliar pada kuartal I 2021 dari periode Desember 2020 sebesar USD 12,73 miliar.

Total aset turun menjadi USD 10,57 miliar pada kuartal I 2021 dari periode Desember 2020 sebesar USD 10,78 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas USD 166,13 juta pada 30 Juni 2021.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Sebut Bom Sibolga Tak Terkait Pilpres
apahabar.com

Nasional

Sebelum Ledakkan Diri, Baghdadi Dikejar Anjing Milik Pasukan Khusus AS
apahabar.com

Nasional

Adaptasi New Normal, Perusahaan Diingatkan Atur Pola Kerja
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 1.522 sembuh dari 10.118 Positif

Nasional

BPOM Pastikan Vaksin Zifivax Efektif 77,47% Lawan Varian Delta dan 100% Lawan Gamma
Rizieq

Nasional

Ancam Penggal Kepala Habib Rizieq, Propam Tahan Aiptu HN
apahabar.com

Nasional

Menang Telak di Bali, Jokowi Ucapkan Terima Kasih
apahabar.com

Nasional

Tenaga Medis Tangani Corona Wafat, Presiden Sampaikan Dukacita
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com