IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Ramai Bantuan, Nelayan Kotabaru Malah Kembalikan Jaring Ikan ke STC

- Apahabar.com     Senin, 16 Agustus 2021 - 20:15 WITA

Ramai Bantuan, Nelayan Kotabaru Malah Kembalikan Jaring Ikan ke STC

Mahdin, Ketua Kelompok Nelayan Hidup Bersama Desa Mekarpura, Pulau Laut Tengah. apahabar.com/Masduki 

apahabar.com, KOTABARU – Di saat masyarakat terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV, warga Desa Mekarpura di Kotabaru, justru mengembalikan bantuan.

Bantuan yang dikembalikan berupa jaring dari salah satu perusahaan tambang batu bara, yakni PT Sebuku Tanjung Coal (STC).

Penelusuran apahabar.com, warga sekaligus nelayan ‘Hidup Bersama’ justru dibuat tidak nyaman setelah menerima bantuan tersebut.

Sebab, bantuan tersebut dinilai nelayan sendiri tidak sesuai dengan harapan. Tidak bisa dimanfaatkan sebagai alat tangkap ikan.

“Iya. Kami semua anggota sepakat mengembalikan jaring ikan ini ke STC besok, karena tidak bisa dipakai,” ujar Mahdin, kepada wartawan, Senin (16/8).

Menurutnya, kelompok nelayan sebelumnya mengajukan bantuan ke STC berupa sepaket jaring sebagai sarana tangkap ikan.

Bantuan sendiri diminta mereka lantaran diduga kawasan tangkap ikan mereka dicemari limbah tambang batu bara. Bantuan sekaligus kewajiban perusahaan menyalurkan CSR-nya.

“Kita tulis di proposal itu jaring sepaket, atau selengkapnya. Tapi, yang dikasih malah jaringnya saja, tidak ada timah, tali, serta pelampungnya,” ucapnya.

Sementara, Eksternal Relation PT STC Yohanes Dalo, mengatakan jumlah bantuan yang diserahkan telah sesuai dengan ajuan nelayan.

“Kami menyerahkan bantuan itu sudah sesuai dengan ajuan di proposal,” ujar Yohanes, Senin (16/8).

Yohanes bilang berkenaan dengan perangkat jaring justru tidak tertera, atau dirincikan dalam proposal yang diajukan.

“Jadi, di proposal tidak dirincikan, hanya sepaket. Jadi, kami tidak paham soal itu,” ujarnya.

Selain itu, Yohanes juga menyarankan agar bantuan tersebut dapat diterima sembari dibicarakan kembali dengan manajemen.

“Jadi, kami sarankan tadi. Bantuan itu diterima saja dulu, dan hal ini akan kami sampaikan ke manajemen,” pungkasnya.

Sebagai informasi, STC sendiri telah menyalurkan bantuan perdananya berupa jaring ikan ke nelayan tersebut sebanyak 85 set, pada Sabtu (14/8) kemarin. Jumlah nelayan yang tergabung dalam kelompok sebanyak 45 orang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Calon Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Kunjungi Kantor Redaksi apahabar.com
Haji

Tak Berkategori

Masa Tunggu Keberangkatan Haji di Kalteng Capai 24 Tahun
apahabar.com

Tak Berkategori

Mampir di Angsana, Cuncung Cicipi Rengginang Olahan Warga
Sule

Tak Berkategori

Sule Urus Surat Nikah, Serius Jadikan Nathalie Holscher Istri, Ini Harapan Rizky Febian dan Putri Delina
apahabar.com

Tak Berkategori

Covid-19 Versus Guru Kreatif Asal Tapin
Vaksin Covid-19

Tak Berkategori

Ribuan Guru di Kapuas Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
apahabar.com

Tak Berkategori

Kebakaran di Sungai Tabuk, Petugas Damkar Gagal ke Lokasi Akibat Jalan Rusak Parah
Pilwali

Tak Berkategori

Debat Pertama Pilwali Banjarbaru 2020 Usai, Haji Martinus-Jaya Mengaku Puas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com