Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

Gerahnya Ketua DPRD Banjarbaru Pemerintah Terus Jadi Sasaran Kritik

- Apahabar.com     Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:08 WITA

Gerahnya Ketua DPRD Banjarbaru Pemerintah Terus Jadi Sasaran Kritik

Foto: Aksi pasar murah yang digelar oleh Komunitas Kaos Hitam di depan Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Minggu 29 Agustus 2021. apahabar.com/Mada

apahabar.com, MARTAPURA – Akhir pekan kemarin, sekelompok pemuda yang mengenakan kaos hitam menggelar pasar gratis di depan DPRD Banjarbaru.

Aksi sosial tersebut sebagai bentuk kritik ke pemerintah yang dianggap tak becus menangani dampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level IV.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua DPRD Banjarbaru, Fadliansyah Akbar angkat suara. Ia meminta elemen masyarakat sama-sama meringankan beban akibat pandemi ini.

“Bukan saling mem-bully pemerintah yang tidak becus atau apa. Selama ini kita berusaha untuk menekan Covid, kalau selama ini kita tidak becus, tidak mungkin kasus Covid di tempat kita (Banjarbaru, red) bisa melandai,” jelasnya saat ditemui apahabar.com di kantornya, Selasa (31/8).

Fadli berharap agar mahasiswa dan masyarakat lainnya lebih bijak dalam mengambil keputusan.

“Janganlah mengambil keputusan secara sepihak atau berdasarkan hasil pemikiran mereka saja. Karena kita semua masalah Covid-19 ini tidak bisa dibantu oleh pemerintah semua, namun butuh bantuan masyarakat, janganlah kita terlalu provokasi pemerintah seolah-olah pemerintah tidak bekerja,” ungkapnya.

Fadli juga menjelaskan terkait dengan anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah untuk penanganan pandemi Covid-19, baik dari bidang kesehatan dan lain sebagainya.

“Jangan buta dengan keegoisan, jangan cepat menilai orang, orang tidak bisa menangani Covid karena kita selalu bekerja, pagi siang malam kita bekerja untuk penanganan Covid,” tuturnya.

Fadli juga menanggapi kritikan komunitas kaos hitam mengenai regulasi PPKM yang kerap berubah-ubah dan terkesan mempersulit pelaku usaha.

Menurutnya, kebijakan itu sebenarnya instruksi dari pemerintah pusat. “Pemerintah pusat ini sendiri kalau sudah turun di aturan daerah harus diberlakukan PPKM itu tidak bisa membantah, itu akan berdampak pada daerah, terutama pada transfer pusat juga akan ada sanksi kepada kita,” jelasnya.

Sanksi dimaksud seperti refocusing anggaran yang ditetapkan pemerintah sekitar 14 persen dari vaksinasi massal.

“Kalau kita tidak melakukan itu maka akan kena sanksi, jadi imbasnya nanti terlambatlah dana alokasi khusus, bisa juga tidak dapat dana intensif daerah,” bebernya.

Serikat Petani Indonesia [SPI] telah melayangkan permintaan audiensi melalui surat elektronik sebanyak dua kali namun tak kunjung digubris DPRD Banjarbaru.

Soal ini, Fadliansyah tak memberikan pernyataan gamblang. Ia akan lebih dulu menjadwalkan pertemuan tersebut dengan komisi terkait.

“Kita butuh waktu, tidak bisa mereka sekehendak bertemu dengan dewan, karena ada prosedurnya,” ucapnya. Fadli kuatir audiensi nanti justru memicu kerumunan massa.

“Karena di wilayah kita masih PPKM tidak boleh ada acara apa lagi mengumpulkan orang banyak di satu titik itu pelanggaran prokes,” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

BMI Demokrat Kalsel

Kalsel

Solid, BMI Demokrat Kalsel Pasang Badan Dukung AHY
apahabar.com

Kalsel

Dokter Aris Berpulang, Ketua IDI Kalsel Kenang Pengalaman Bersama Almarhum
Banjir

Kalsel

Banjir Meluas, Warga di Hilir Tabalong Diminta Siaga
apahabar.com

Kalsel

Soreride dan Budaya Bersepeda yang Makin Diminati Masyarakat Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Akses Jalan Menuju Rumah Sakit Boejasin Gelap, Warga Sering Salah Jalan
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Pelanggan Nasional, Honda Adu Ibu-Ibu Lomba Mewarnai
apahabar.com

Kalsel

Miras Sitaan Bisa Diambil Kembali, Asalkan….
apahabar.com

Kalsel

Lima Pejabat Baru Ditarget Kapolres Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com