OTT KPK di Amuntai HSU: Kadis PU hingga Eks Ajudan Bupati Diamankan, Modusnya Fee Proyek BREAKING! Polisi HSU Bekuk Pembunuh Brutal di Amuntai Tengah Terbongkar! Pembunuh Paman Es Kandangan Pura-Pura Anak di Bawah Umur Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak OTT di Amuntai HSU, KPK Tangkap Pegawai-Pengusaha hingga Segel Ruang Bidang

Harga Jagung Kering Petani Tabalong Tembus Rp5.000/Kg

- Apahabar.com     Kamis, 19 Agustus 2021 - 12:31 WITA

Harga Jagung Kering Petani Tabalong Tembus Rp5.000/Kg

Difasilitasi HKTI Tabalong, harga jagung kering petani di Desa Wirang, Kecamatan Haruai, bisa tembus Rp5.000 perkilogramnya. Foto-apahabar.com/Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tabalong melakukan pengiriman perdana jagung kering ke PT Japfa Comfeed Indonesia di Bati Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala) dengan harga lumayan.

Harga jagung kering petani Tabalong tembus Rp5.000 per kilogramnya, jauh lebih baik dari harga jual pembeli lainnya.

Sementara jagung kering petani Tabalong yang dikirim totalnya seberat 2,9 ton.

Untuk pengiriman perdana ini, merupakan jagung kering hasil budidaya para petani di Desa Wirang, Kecamatan Haruai, Tabalong.

Pengiriman menggunakan armada truk yang difasilitasi secara gratis oleh pengurus HKTI Tabalong.

Ketua HKTI Tabalong, H Norhasani mengatakan, penjualan jagung kering ke PT Japfa Comfeed Indonesia disepakati seharga Rp5.000 perkilogramnya.

“Harga jual ke perusahaan itu lebih tinggi dibandingkan jika petani menjual ke pihak lainnya,” jelasnya, Kamis (19/8).

Norhasani bilang, saat ini HKTI Tabalong telah menjalin kerjasama dengan PT Japfa Comfeed Indonesia, salah satu anak perusahaan PT Ciomas Adisatwa, dalam hal pengiriman jagung kering.

Kerjasama ini tidak memiliki batasan waktu dan akan berlangsung secara terus menerus, selama ada jagung kering yang masih bisa dijual. “Jadi kapanpun kita mengirimkan jagung, pihak perusahaan akan menerima,” jelasnya.

Dalam kerjasama ini HKTI Tabalong tidak memungut biaya apapun dari para petani dan tidak ada mengambil keutungan.

“Seluruh hasil penjualan jagung kering murni seluruhnya milik para petani,” tegasnya.

Ke depannya, HKTI Tabalong akan terus meningkatkan jumlah pengiriman jagung kering ke PT Japfa Comfeed Indonesia.

Untuk pengiriman selanjutnya, direncanakan akan menjual jagung kering hasil budidaya petani di Desa Kinarum, Kecamatan Upau, Tabalong dengan target sebanyak 5 ton.

Penjualan jagung kering ke PT Japfa Comfeed Indonesia diharapkan dapat membantu para petani yang selama ini menjual hasil panennya dengan harga yang murah.

“Semoga ini dapat membantu mensejahterakan para petani yang ada di Kabupaten Tabalong,” kata H Norhasani.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Panaan

Tabalong

Jembatan Darurat Panaan Tabalong Segera Diperbaiki
apahabar.com

Tabalong

Satpol PP Tabalong Pantau Keberadaan Badut Jalanan
Tabalong

Tabalong

Kesandung Sabu, Wanita Pembuat Batu Bata di Tabalong Ternyata Pemain Lama
apahabar.com

Tabalong

Pastikan Kesehatan Ratusan Petugasnya, Bawaslu Tabalong Gelar Rapid Tes
apahabar.com

Kalsel

Pos Penyekatan di Tabalong Ramai Dilalui Kendaraan Plat KH Masuk Kalsel
Mobilitas

Tabalong

Ingat, Mobilitas Tinggi Rawan Terpapar Covid-19

Tabalong

Hasil Asesmen Pemerintah Pusat, Tabalong Masih PPKM Level III
Jenazah Mahasiswa Tabalong

Kalsel

Ada Perubahan Jadwal Penerbangan, Jenazah Mahasiswa Tabalong Baru Tiba di Jakarta Besok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com