Jokowi Tiba di Kalsel, Panggung Alalak Jadi Tontonan Warga BREAKING! Presiden Jokowi Tiba di Kalsel Jelang Peresmian, Jembatan Sei Alalak Belum Ditutup Total Kunjungi Tanbu, Warga Berharap Jokowi Ikut Tanam Mangrove di Pulau Burung Truk Terbalik di Balangan Belum Dievakuasi, 8 Jam Listrik Padam

Harga Tes PCR Jadi Rp525 Ribu, Dewan Banjarbaru Minta Pemkot Terbitkan SE

- Apahabar.com     Rabu, 18 Agustus 2021 - 16:24 WITA

Harga Tes PCR Jadi Rp525 Ribu, Dewan Banjarbaru Minta Pemkot Terbitkan SE

Harga tes PCR turun. Foto-CNBC Indonesia

apahabar.com, BANJARBARU – Resmi, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan atau Kemenkes memutuskan harga tertinggi tes Covid-19 real time (RT) atau tes PCR sebesar Rp525 ribu untuk di luar Jawa dan Bali.

Menyikapi ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarbaru, Budiman meminta Pemerintah Kota (Pemkot) agar segera menindaklanjuti dengan menerbitkan surat edaran atau pemberitahuan terkait penetapan harga terbaru tes PCR tersebut.

“Tentunya keputusan Menteri Kesehatan ini harus direspon oleh kepala daerah, harus membuat edaran atau surat pemberitahuan melewati Dinas Kesehatan di Banjarbaru kepada lembaga-lembaga atau klinik yang melakukan uji PCR tersebut, kita harus menyeragamkan tentang biaya ini,” ujarnya kepada apahabar.com, Rabu (18/8).

Itu, lanjutnya agar beban kepada masyarakat dalam pemeriksaan terkait Covid-19 lebih terjangkau.

“Nah ini yang perlu dilakukan karena uji PCR ini tidak hanya digunakan dalam rangka untuk memeriksakan diri tetapi untuk perjalanan dan lain-lain juga,” katanya.

Komisi I, kata Budiman segera melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap penyedia layanan kesehatan yang melayani tes PCR.

“Tentunya dalam hal ini kepentingan kami di komisi I akan melakukan pemantauan pengawasan terhadap lembaga atau klinik baik itu yang dikelola oleh pemerintah maupun non pemerintah (swasta) yang melaksanakan PCR,” jelasnya.

Itu, setelah SE dari Pemkot Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan terbit.

“Tentunya setelah ada edaran penguatan ini, kita langsung melakukan monitoring pemantauan pengawasan terhadap lembaga-lembaga yang mendapatkan izin melakukan PCR,” terangnya.

Terakhir ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat baik itu di pemerintahan maupun non pemerintahan agar sama-sama berdisiplin mematuhi keputusan Kemenkes tersebut.

“Untuk diterapkan di semua tingkatan,” tutupnya.

Seperti diketahui, sebelumnya tarif tertinggi pemeriksaan Real Time PCR (RT-PCR) dipatok sebesar Rp900.000.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPKM Level 4 Banjarbaru

Banjarbaru

Positivity Rate dan BOR Menurun, Nasib PPKM Level 4 Banjarbaru Ditentukan Hari ini

Banjarbaru

PDI Perjuangan Gelar Baca Puisi Karya Bung Karno, Ridha Raih Juara
apahabar.com

Banjarbaru

Pondok Darul Hijrah Bangun Perguruan Tinggi Ilmu Alquran
apahabar.com

Banjarbaru

Perwali Diberlakukan, Belasan Orang di Banjarbaru Kena Sanksi

Banjarbaru

Kampung Tertib Lalu Lintas Ada di Banjarbaru, Kasat Lantas: Semoga Berdampak Positif
Vaksinasi Massal

Banjarbaru

Dear Warga Banjarbaru, Jangan Lupa Bawa Ini Untuk Vaksinasi Massal di Bapelkes Besok
Kesatuan Gerak PKK

Banjarbaru

Loktabat Utara Banjarbaru Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan Nasional

Banjarbaru

Kunjungi Lokasi Penambangan Intan, Bernhard Ingatkan Protokol Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com