Geger! Buaya Liar Masuk Kolam Musala SKJ Kotabaru [FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka

Ibu Hamil di Balikpapan Segera Divaksinasi

Pemerintah Kota Balikpapan bakal melakukan vaksinasi pada ibu hamil.Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty telah
- Apahabar.com     Rabu, 11 Agustus 2021 - 14:53 WITA

Ibu Hamil di Balikpapan Segera Divaksinasi

Ibu hamil kini sudah bisa divaksinasi dengan pengawalan ketat dokter. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan bakal melakukan vaksinasi pada ibu hamil.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty telah mendapatkan arahan sari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan persiapan.

“Iya, sudah ada sosialisasi dari Kemenkes kita diminta melakukan persiapan,” ujar wanita yang akrab disapa Dio itu.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap wanita hamil. Untuk penyuntikan dosis pertama akan dilakukan pada trimester kedua kehamilan.

“Ini kami sedang mengumpulkan data ibu hamil di Balikpapan yang sampai saat ini usia kehamilan trimester dua,” ujarnya.

Data yang tercatat, ada 2.336 wanita hamil di Balikpapan yang akan menerima vaksin Sinovac. Data tersebut juga telah dikirim ke Dinkes Provinsi Kaltim dan Kemenkes.

“Sudah kami kirim datanya agar mendapatkan jatah vaksinnya. Data ini masih terus diinput. Bagi yang belum terdata mohon segera laporkan,” pungkasnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut berdasarkan rekomendasi terbaru, ibu hamil dengan kondisi tertentu sudah boleh menerima vaksin Covid-19.

Namun ia menyarankan harus ada pengawalan ketat dari dokter bagi ibu hamil yang akan mendapatkan vaksinasi.

“Kalau untuk ibu hamil harus ada rekomendasi dari dokter masing-masing. Karena ibu hamil kan dalam kandungannya mengeluarkan imun secara alamiah, sedangkan kalau vaksinasi imunnya dirancang secara nonalamiah,” ujar Menkes Budi saat ditemui di lokasi vaksinasi CT Corp bekerja sama dengan Kemenkes RI, dikutip dari CNNIndonesia.

Hal tersebut untuk mengantisipasi risiko muncul indikasi pascavaksinasi, sehingga disarankan ibu hamil dikawal oleh dokter sebelum dan sesudah menerima vaksin Covid-19.

“Sarannya, harus benar-benar dikawal ketat oleh dokter,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

2019, Pelayanan Kaltim Harus Ditingkatkan
apahabar.com

Kaltim

Banjir di Kaltim, Ribuan Jiwa Mengungsi
Kebakaran Balikpapan

Kaltim

Cerita Pilu Korban Kebakaran Dahsyat Balikpapan, Pesta Pernikahan Kakak Beradik Batal Digelar
Balikpapan

Kaltim

Aksi Demo PPKM Ricuh, Polisi Amankan Sejumlah Mahasiswa

Kaltim

Tertangkap Curi Kabel Provider, Dua Pria di Balikpapan Diamuk Warga
Pengamanan Perayaan Natal tahun lalu di Balikpapan. Foto-istimewa

Kaltim

Perayaan Natal di Kaltim: Gereja Wajib Aktifkan Satgas, Kapasitas Hanya 75 Persen
apahabar.com

Kaltim

Pemilu 2019, Kaltim Target 77,5 Persen Partisipasi Pemilih
apahabar.com

Kaltim

Harga Bawang dan Ayam Naik, Gubernur Kaltim: Faktor Psikologis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com