Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata Periksa Asjer Bank Kalsel, KPK Dalami Aliran Uang ‘Majid Hantu’

Inflasi AS Tak Sesuai Ekspektasi, Rupiah Hari Ini Berpeluang Menguat

- Apahabar.com     Kamis, 12 Agustus 2021 - 12:04 WITA

Inflasi AS Tak Sesuai Ekspektasi, Rupiah Hari Ini Berpeluang Menguat

Ilustrasi rupiah. Foto-CNBC Indonesia/Andrean Kristianto

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8) berpotensi menguat.

Penguatan rupiah hari ini karena disebabkan data inflasi AS terbaru tak sesuai ekspektasi.

Rupiah dibuka menguat 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp 14.380 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.383 per dolar AS.

“Rupiah mungkin bisa menguat terhadap dolar AS hari ini setelah data indikator inflasi AS, indeks harga konsumen, semalam menunjukkan kenaikan inflasi tidak setinggi ekspektasi semula,” kata pengamat pasar uang, Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Kamis (13/8) dilansir Antara.

Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan indeks harga konsumen (IHK) meningkat 0,5 persen secara bulanan (mom) pada Juli dibandingkan Juni 0,9 persen (mom) dan merupakan penurunan terbesar inflasi dalam 15 bulan.

“Hasil data tersebut menyingkirkan sementara isu tapering atau pengetatan moneter sehingga dolar AS melemah terhadap nilai tukar lainnya,” ujar Ariston.

Meskipun demikian, lanjutnya, tingkat inflasi di AS masih tinggi di kisaran 5 persen, di atas target The Fed di kisaran 2 persen.

Menurut Ariston, isu tapering berpeluang kembali lagi bila data-data ekonomi AS terus menunjukkan perbaikan di tengah pandemi.

“Di sisi lain, kekhawatiran pasar terhadap pandemi masih berpeluang menahan penguatan nilai tukar aset berisiko,” katanya.

Terkait pandemi, jumlah kasus harian Covid-19 di Tanah Air pada Rabu (11/8/2021) mencapai 30.625 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3,75 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 bertambah 1.579 kasus sehingga totalnya mencapai 112.198 kasus.

Sementara itu, sebanyak 3,21 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 mencapai 426.170 kasus.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke area Rp 14.350 per dolar AS dengan potensi resisten di kisaran Rp 14.440 per dolar AS.

Pada Selasa (10/8) lalu, rupiah ditutup terkoreksi 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp 14.383 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.363 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Penerbangan Repatriasi Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Protokol Kesehatan
apahabar.com

Ekbis

Waskita Raih Rp2,5 Triliun dari Divestasi Dua Ruas Tol Trans Jawa
apahabar.com

Ekbis

Angin Segar dari AS, Rupiah Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Rantau Melambung
apahabar.com

Ekbis

Operasional BRT, Pengamat: Pacu Ekonomi Kalsel
Vaksinasi

Ekbis

Vaksinasi Mulai Pekan Ini, Rupiah Gacor Lagi?
apahabar.com

Ekbis

Eskalasi Kasus Covid-19, Rupiah Kembali Terkoreksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com