Kapolres Angkat Bicara, Kapolsek Bungkam Soal Penembakan Maut Martapura Dugaan Skimming Bank Kalsel, Bank Sentral Angkat Bicara Pemerintah Canangkan Subtitusi Komoditas Impor Beralih ke Produk Dalam Negeri Kementerian Investasi Kantongi 700 Pengaduan Keberatan IUP yang Dicabut   Jawa Barat dan Sumatera Selatan Kurangi Impor Melalui Barter Komoditas UMKM
agustus

Kalah Dua Kali Beruntun di Liga Inggris 2021/2022, Arsenal Diprediksi Terdegradasi

%%excerpt%% Meski masih tersisa 36 pertandingan di Liga Inggris 2021/2022, Arsenal sudah diprediksi akan terdegradasi.
- Apahabar.com     Senin, 23 Agustus 2021 - 22:41 WITA

Kalah Dua Kali Beruntun di Liga Inggris 2021/2022, Arsenal Diprediksi Terdegradasi

Akibat krisis hasil Arsenal, pelatih Mikel Arteta mulai terancam vonis pemecatan dan diisukan akan diganti Antonio Conte. Foto: AFC

apahabar.com, LONDON – Meski masih tersisa 36 pertandingan di Liga Inggris 2021/2022, Arsenal sudah diprediksi akan terdegradasi.

Arsenal terus mendapat hasil buruk di awal musim 2021/2022. Seusai dikalahkan klub promosi Brentford 0-2 di pekan pembuka, The Gunners kalah dengan skor serupa dari Chelsea, Senin (23/8) dini hari.

Wajah Arsenal semakin buruk, karena dua kekalahan dan tanpa mencetak gol setelah dua pertandingan di awal musim merupakan kejadian pertama dalam 118 tahun.

Ini membuat salah satu perusahaan taruhan di Inggris, LadBrokes, memprediksi Arsenal sebagai salah satu calon terkuat yang terdegradasi.

“Dengan persentase 9,2 persen, Arsenal lebih berpotensi untuk degradasi daripada memenangkan Liga Inggris,” cetus perwakilan LadBrokes, Alex Read, seperti dilansir Okezone.

“Juga tak sedikit yang meyakini Arsenal hanya akan lebih banyak bertarung menghindari zona degradasi sepanjang musim,” imbuhnya.

Untungnya Arsenal masih punya peluang untuk mengubah prediksi tersebut, lantaran terdapat 36 pertandingan di Liga Inggris.

“Saya terus memberikan pemain keyakinan bahwa sepakbola bisa berubah dengan cepat. Bagaimanapun posisi klasemen tidak ditentukan di akhir Agustus,” sahut pelatih Mikel Arteta.

“Pemain tak boleh menyesali keadaan, karena itu tidak akan membantu. Saya ingin setiap individu bersaing menghadapi tantangan ini,” imbuhnya.

Arsenal sendiri terbilang menghadapi awal musim 2021/2022 yang sulit. Klub pengoleksi 13 gelar juara Liga Inggris ini kehilangan banyak pemain akibat Covid-19.

Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette dan Willian tak bisa bermain di pekan pertama, karena positif Covid-19.

Begitu pula Ben White yang terpapar Covid-19 menjelang pertandingan kontra Chelsea di Emirates Stadium.

Adapun Thomas Partey, Gabriel dam Eddie Nketiah belum dapat dimainkan dalam waktu dekat akibat cedera.

Selain krisis pemain berpengalaman, jadwal juga tidak begitu menguntungkan Arsenal. Seusai melawan Chelsea, mereka ditunggu Manchester City di Etihad Stadium, Sabtu (28/8).

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Babak Pertama Barito vs Bhayangkara FC: Laskar Antasari Tertekan, Skor Sama Kuat
apahabar.com

Sport

Lima Menit Dua Gol, Djanur Segera Evaluasi Lini Belakang
Barito Putera Terima Tantangan Arema

Sport

Barito Putera Terima Tantangan Arema
apahabar.com

Sport

Hasil Wolverhampton vs Manchester City, Awal Manis The Citizens, Kevin de Bruyne Rindu David Silva

Sport

Dikeroyok Pemain Nene Mallomo, Wasit Liga 3 di Sulsel Lapor Polisi
Piala Asia 2023

Sport

Lawan Taiwan di Kualifikasi Piala Asia 2023, Inilah Head To Head Timnas Indonesia

Sport

Banyak Dikritik Pebalap MotoGP, Aspal Sirkuit Mandalika Diaspal Ulang

Sport

Jadwal MotoGP Amerika Serikat: Bagnaia Incar Hattrick, Marquez Siap Menang Lagi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com