Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Setelah DMI Kalsel, Giliran Satgas Soroti Saf Rapat Al-Jihad Status PPKM Kotabaru Naik Level 3, Kadinkes Beberkan Penyebabnya Jelang Peresmian, Penutupan Total Jembatan Sei Alalak Tunggu Instruksi Paspampres Viral! Video Sepasang Muda-Mudi Diduga Berbuat Mesum, Polres HST Turun Tangan

Kapolri dan Panglima TNI ke Balikpapan, Minta Pasien Isoman Pindah ke Isoter

- Apahabar.com     Jumat, 6 Agustus 2021 - 14:01 WITA

Kapolri dan Panglima TNI ke Balikpapan, Minta Pasien Isoman Pindah ke Isoter

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kota Balikpapan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ke Balikpapan. Foto-Istemewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kota Balikpapan bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk meninjau kegiatan vaksinasi dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak pada Jumat (6/8) di Gedung Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) Dome sekira pukul 09.00 wita.

Dalam kesempatan itu Listyo menyampaikan bahwa kasus penularan Covid-19 memang masih tinggi, termasuk di wilayah Kaltim yang juga menjadi perhatian. Ia cukup terkejut mendengar banyak masyarakat yang bergejala memilih melakukan isolasi mandiri di rumah. Tak heran banyak temuan kasus meninggal positif Covid-19 lantaran minimnya penanganan pada pasien isoman.

“Kita menanyakan langsung bahwa di wilayah Kaltim ini kasus masih tinggi, dari informasi yang kita dapat 76 persen itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86 sampai 88 persen dirawat di tempat-tempat isolasi terpusat. Kurang lebih ada 20 ribu masyarakat yang dirawat isoman,” kata Listyo dalam sambutannya.

Kapolri pun meminta masyarakat yang bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah agar mau berpindah ke tempat isolasi terpadu (isoter) yang telah disiapkan pemerintah. Sebab fasilitas di tempat isoter jauh lebih memadai dibandingkan di rumah. Hal ini juga agar pasien isoman bisa tertangani secara maksimal.

“Tentunya pada kesempatan ini kita menyarankan masyarakat untuk mau dirawat di tempat-tempat isolasi terpadu yang sudah disiapkan, karena fasilitas kesehatannya tentunya jauh lebih lengkap dan tenaga kesehatannya pasti ada dan perawatannya bisa lebih intensif. Karena terkait masyarakat yang belum berani melaksanakan isoter dan memilih isolasi mandiri tentunya ada resiko-resiko apalagi yang sudah merasakan ada gejala,” ungkapnya.

Hal ini agar menekan laju pertumbuhan angka Covid-19 yang masih tinggi bisa diminimalisir. Ia pun meminta jajaran Babinsa dan Babhinkamtibmas untuk melakukan edukasi kepada masyarakat agar memahami situasi dan kondisi tersebut.

“Jadi mohon untuk seluruh rekan-rekan Babinsa, Bhabinkamtibmas meningkatkan edukasi terkait masalah ini sehingga ada kesadaran masyarakat untuk mau berpindah ke isoter,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Produksi Batubara IUP, Isran Minta Pengusaha Tak Khawatir

Kaltim

Duh, Seorang Nenek di Balikpapan Menangis Gegara Jokowi tak Buka Kaca Mobil
Kapolresta Balikpapan

Kaltim

Tak Tega Suruh Pulang PKL di Malam Iduladha, Kapolresta Balikpapan Borong Dagangan Mereka
apahabar.com

Kaltim

Pandemi Berlalu, Bupati Mahulu: Budaya Lokal Pasti Kembali
apahabar.com

Kaltim

Tuan Rumah Rakernas Forsesdasi: Momen Kenalkan Pariwisata Kaltim

Kaltim

Anjing Jadi Personel Basarnas Kaltim
Polda Kaltim

Kaltim

Polda Kaltim Blender 1 Kg Sabu, 5 Tersangka Masuk Bui
Oximeter

Kaltim

Oximeter Langka di Balikpapan, Dinkes Siap Berikan Kepada Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com