Persiba Cuci Gudang, Coret Tujuh Pemain Jelang Delapan Besar Liga 2 Paman Birin Minta Wali Kota dan Bupati Maksimalkan Serapan Anggaran 2022 Kasus Covid-19 di 21 Daerah Naik, Pemerintah Meminta Masyarakat Tetap Waspada Truk Terguling di A Yani Banjarmasin, Satu Orang Tewas Sopir Truk Terguling di A Yani Banjarmasin Bakal Tersangka!

Kawanan Pemilik Sabu 800 Gram di Kalteng Terancam Hukuman Mati, Satu Asal Banjarmasin

- Apahabar.com     Rabu, 25 Agustus 2021 - 14:45 WITA

Kawanan Pemilik Sabu 800 Gram di Kalteng Terancam Hukuman Mati, Satu Asal Banjarmasin

Dua kawanan pemilik sabu 800 gram di Kalteng terancam hukuman mati. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Dua kawanan pemilik sabu seberat 800 gram di Kalteng terancam hukuman mati. Satu berasal dari Banjarmasin, Kalsel.

Dua kawanan pemilik sabu ini sebelumnya berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkotika Polda Kalteng.

Direktur Reserse Narkotika Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo menyebutkan tersangka masing-masing berinisial JE (26) dan WI (36).

Satu tersangka merupakan warga Banjarmasin, Kalsel, yakni WI (36), beralamat di Jalan Veteran Gang 4, Kelurahan Melayu Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Sedangkan tersangka lainnya JE (26) merupakan warga Palangka Raya, Kalteng, Jalan Seriti III.

“Untuk pasal yang diterapkan terhadap keduanya yakni Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati dan denda Rp10 miliar,” kata dia seperti dikutip dari Antara, Rabu (25/8).

Ia menjelaskan, penangkapan kedua tersangka tersebut berawal dari informasi yang didapat oleh personel Ditresnarkoba Polda Kalteng adanya peredaran narkoba di kawasan Jalan Temanggung Tilung Kota Palangka Raya.

Pada Minggu (15/8) sekitar pukul 10.30 WIB, anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Kalteng setelah mendapatkan ciri-ciri tersangka, langsung menyergap JE saat berada di pinggir Jalan Temanggung Tilung Palangka Raya.

Dari tangan JE polisi berhasil menyita berupa tiga paket sabu-sabu dengan berat kurang lebih 49,90 gram dan berbagai barang bukti lainnya.

“Saat di interogasi terlapor mengaku memperoleh sabu tersebut dari WI. Setelah menerima informasi personel kami bergerak dan sekitar pukul 12.30 WIB di Jalan Sriti III Palangka Raya dilakukan penangkapan terhadap WI,” katanya.

Kemudian, sambung dia, WI usai diamankan di bawa langsung ke Mapolda Kalteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Saat itu juga WI mengaku bahwa di kamar barak yang disewanya itu masih ada sabu-sabu seberat 772 gram di dalam sebuah kaleng.

Mendapatkan pengakuan tersebut, pada Senin (16/8) 10.30 WIB anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda Kalteng langsung menggeledah barak milik WI dan benar menemukan delapan paket sabu dengan berat 772 gram.

“Kalau dari pengakuan yang bersangkutan barang tersebut didapatkan dari seseorang yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Kota Banjarmasin, Kalsel. Sebenarnya sabu tersebut dua kilo dan satu kilonya dikirim ke Palangka Raya, karena sabu satu kilonya di Banjarmasin juga sudah diamankan oleh BNN setempat,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan WI kepada sejumlah media, dirinya nekat menjual sabu di Kota Palangka Raya lantaran ingin mengobati ibunya yang sedang sakit.

“Saya berbuat seperti ini untuk biaya pengobatan orang tua yang sedang sakit,” ucapnya dengan nada menyesal.

 

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Apahabar.com

Kalteng

Update Kondisi Kesehatan Bupati Barito Utara Opname di RS Banjarmasin
covid-19 palangka raya

Kalteng

Kabar Baik, 55 Pasien Covid-19 Palangka Raya Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Jantur Doyan, Air Terjun di Barut yang Doyan Makan Tumbal
Kades Kapuas

Kalteng

Masa Jabatan Ratusan Kades di Kapuas Segera Berakhir
Vaksinasi

Kalteng

Ratusan Warga Kapuas Antusias Mengikuti Vaksinasi Covid-19 di Citimall
RSUD Kapuas

Kalteng

Nakes RSUD Kapuas Mulai Disuntik Vaksin Moderna
apahabar.com

Kalteng

Tak Mau Disemprot, Jangan Langgar Aturan PSBB di Kapuas
Bantuan Paket Sembako

Kalteng

Ratusan Warga Selat Utara Kapuas Terima Bantuan Paket Sembako
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com