Braakk! Pemuda “Gaduk” Tubruk Bokong Truk di Kotabaru Golkar Banjar Terbelah, Antung Aman & H Rusli Saling Klaim Kepemimpinan INNALILLAHI, Nelayan Kerumputan Kotabaru Ditemukan Tak Bernyawa Geger Api di Liang Anggang, Relawan Sulit Jangkau Titik Api Kisah Istri Alm Brimob Kalsel Jadi Sopir Travel Demi Hidupi 8 Anak, Gaji Habis Bulan Depan

Kisah Pasutri di Kotabaru Terbebas dari Covid-19: Pikiran Positif Menyembuhkan

- Apahabar.com     Rabu, 11 Agustus 2021 - 12:48 WITA

Kisah Pasutri di Kotabaru Terbebas dari Covid-19: Pikiran Positif Menyembuhkan

Agus Rifani, bersama Istri saat menceritakan perjuangan sembuh dari Covid-19. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – 15 hari lamanya, Agus Rifani dan Marsita terpaksa merasakan karantina di RS Stagen. Pasangan suami istri asal Desa Semayap, Pulau Laut Utara ini dikonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Mulanya, Agus sendiri belum begitu yakin akan keberadaan Covid-19. Di sela kesibukannya sebagai karyawan, ia masih menyempatkan diri berolahraga pagi.

Entah mengapa, dan tidak diketahui dari mana, Agus mulai merasakan gejala yang serupa dengan pasien Covid-19.

“Gejalanya demam, menggigil,” ujarnya.

Meski dinilai ringan, namun gejala itu membuat Agus kadung panik. Terlebih tim medis menyatakan tes swab sang istri positif Covid-19.

Sejak awal Juli tadi, hingga pertengahan bulan, Agus dan istrinya menjalani karantina di RS Stagen.

Mulai hari pertama karantina, Agus merasa cemas. Karena harus berpisah dengan anak, takut meninggal, dikucilkan, dan lainnya.

Kepanikan Agus membuncah ketika mendengar pemberitaan beberapa pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

“Intinya, sama sekali tidak nyaman kalau sudah tertular Covid-19 ini,” kata pria 51 tahun ini kepada apahabar.com, Rabu (11/8) pagi.

Untuk bisa sembuh dari Covid-19, modal utama Agus adlaah semangat tinggi, berbaik sangka, dan selalu merasa gembira.

“Sesulit apapun coba untuk dibuat gembira saja,” ujarnya.

Mengonsumsi asupan bergizi, dukungan keluarga, dan menjaga kebersihan juga menjadi hal penting lainnya.

“Jadi, bejuang melawan Covid-19 ini harus semangat. Motivasi keluarga, dan istrilah sehingga kami bisa sembuh, dan seperti sekarang,” ucapnya.

Di pengujung perbincangan, Agus juga berpesan agar masyarakat Bumi Saijaan tidak meremehkan bahaya Covid-19.

“Jangan sampai meremehkan. Ternyata Covid-19 ini ada, dan sangat berbahaya. Utamanya, bagi mereka yang punya penyakit bawaan [komorbid],” pungkasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab HSS Hibahkan Bangunan Sekolah untuk Pesantren
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Suara Pasien Sambang Lihum Melayang
apahabar.com

Kalsel

Bea Cukai Bongkar Industri Rumahan Miras di Sungai Lulut !

Kalsel

Mahasiswa Tabalong Meninggal Segera Dipulangkan, Jenazah Sudah di Bandara Mesir
Tabir Koperasi Maju Bersama Tersibak, Tak Terdaftar di Diskopperindag Batola

Kalsel

Tabir Koperasi Maju Bersama Tersibak, Tak Terdaftar di Diskopperindag Batola

Kalsel

BPBD Kabupaten Balangan Gelar Apel Penanganan Karhutla
Terjungkal

Kalsel

Dump Truk vs Fuso Adu Kuat di Kembang Kuning Tabalong, 1 Kritis
apahabar.com

Kalsel

Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Ibunda Wabup Barito Kuala Meninggal Dunia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com