Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Lakukan KDRT ke Istri, Pria Asal Batola Ditangkap Petugas Gabungan

Seorang warga Tamban Kabupaten Bario Kuala (Batola) ditangkap petugas gabungan dari Satreskrim Polres Tabalong, Polres Hulu Sungai
- Apahabar.com     Minggu, 8 Agustus 2021 - 15:21 WITA

Lakukan KDRT ke Istri, Pria Asal Batola Ditangkap Petugas Gabungan

Pelaku kekerasan dalam rumah tangga terhadap istrinya saat berada di Mapolres Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Seorang warga Tamban Kabupaten Bario Kuala (Batola) ditangkap petugas gabungan dari Satreskrim Polres Tabalong, Polres Hulu Sungai Selatan dan Polres Tapin.

Pria berinisial KHR (22) ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya, hingga membuat korban terluka di dahi.

Aksi pria berprofesi sebagai supir ini ia lakukan pada 31 Oktober 2020.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasi Humas Iptu Mujiono mengatakan, pelaku ditangkap di bundaran Tapin Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dirinya ditangkap Kamis, 5 Agustus malam sekitar pukul 20.00 Wita,” jelasnya Minggu (8/8).

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan istrinya di Polres Tabalong tanggal 9 Juni lalu.

Perbuatan KDRT ini terjadi diperkirakan berawal dari korban AM (24) warga Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta, Tabalong mengecek handphone suaminya, KHR.

Korban kemudian menanyakan siapa wanita yang ada di pesan WhatsApp itu.
Tidak terima atas pertanyaan itu, pelaku marah.

Selanjutnya terjadi cekcok mulut antara mereka berdua hingga pelaku membenturkan kepalanya dengan kepala istrinya.

“Atas olah pelaku menyebabkan dahi sang istri terluka dan mendapatkan perawatan medis dengan 4 jahitan untuk menutup luka robek bagian dahinya,” beber Mujiono.

Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Tabalong.

“Ia (tersangka) dikenakan pasal 44 ayat (1) UU RI No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 5 tahun penjara,” pungkas Iptu Mujiono.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pascabanjir

Kalsel

Viral! Pascabanjir, Warga Kalsel Ramai ‘Panen’ Ikan Jumbo
Penyemprotan Massal Disinfektan di Balangan, Sasar Beberapa Kecamatan

Kalsel

Penyemprotan Massal Disinfektan di Balangan, Sasar Beberapa Kecamatan  
apahabar.com

Kalsel

4 Kabupaten di Kalsel Diprakirakan Hujan Berpetir Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Selama PSBB di Banjarmasin, ‘Pasar Wadai Online’ Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Tegangan Tinggi, Puluhan Alat Elektronik Warga di Banjarbaru Rusak!
Kemenkumham Kalsel

Kalsel

Resmi, Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel Diganti
Pelantikan

Kalsel

Lantik Panitera, Ketua PA Tanjung: Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat
Positif Covid-19

Kalsel

Hari Ini Positif Covid-19 Tanbu Hanya Bertambah 1 Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com