Jadwal Penumpang Banjarmasin Tujuan Bali Transit di Surabaya Berubah, Begini Respons Lion Air Mulai Berlaku, Syarat Wajib PCR Bikin Warga Kalsel Terbang ke Bali Berpikir Dua Kali Pembacok Jurkani di Tanbu Juga Rampas Barang Pribadi, Pelaku Disebut Berhalusinasi Jasad Wanita Muda Banjarmasin dengan Luka Tusuk di Dada Itu Ternyata… Sosok Pembacok Advokat Jurkani di Tanah Bumbu, dan Detik-Detik Penganiayaan

Legislator Kalsel Minta Permudah Masyarakat Lunasi Tunggakan Pajak Kendaraan

- Apahabar.com     Rabu, 18 Agustus 2021 - 15:36 WITA

Legislator Kalsel Minta Permudah Masyarakat Lunasi Tunggakan Pajak Kendaraan

Anggota DPRD Kalsel, M Yani Helmi meminta jajaran Samsat mempermudah masyarakat ketika melunasi tunggakan pajak kendaraan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Walau pelayanan Samsat terus dimaksimalkan UPPD, ternyata masih ditemukan kesulitan dengan banyaknya prosedur yang harus dilalui terkait pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Petugas Progresif UPPD Samsat Batulicin Sihol Boangmanalu mengungkapkan terkadang masih saja menemukan masyarakat yang mendapatkan kesulitan untuk melakukan pelunasan.

“Kami melayani dengan setulus hati bagi wajib pajak terkadang ada kesulitan oleh karena prosedur seperti itu,” ungkapnya usai menerima kunjungan anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi, di UPPD Samsat Batulicin, Rabu (18/8).

Diakuinya, saat ini pendapatan yang diharapkan oleh Pemprov Kalsel masih belum dikatakan maksimal. Maka dari itu, pihaknya bersama mitra kerja Samsat terus melakukan sosialisasi agar kas daerah bisa tercapai sesuai ketetapan Pemda setempat.

“Apa yang dilakukan kini belum begitu maksimal sesuai yang diharapkan. Namun, kami bersama Jasa Raharja dan kepolisian selalu menginformasikan baik melalui media cetak, online dan sosial media untuk memberitahukan terkait kebijakan keringanan 50 persen ini,” tegasnya.

Menanggapi itu, anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menegaskan agar pelayanan di setiap Samsat di Kalimantan Selatan bisa lebih dipermudah lagi supaya ke depan pendapatan kas daerah tidak defisit.

“Diharapkan bisa terpenuhi, karena dari anggaran Pemprov Kalsel sangat jauh, artinya tren menurun. Sehingga, saat ini kita sangat membutuhkan sumber-sumber dari pajak tersebut,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar yang membidangi ekonomi dan keuangan di Komisi II DPRD Kalsel ini juga mengharapkan agar mitra kerja dapat terus saling bersinergi. Hal tersebut bertujuan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa terkejar secara maksimal.

“Jelas, bisa membantu memperbaiki perekonomian dan pembangunan bisa kembali dijalankan untuk masyarakat banua di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Polda Kalsel

Kalsel

Kompolnas Kunjungi Polda Kalsel, Pantau Pelaksanaan Pengamanan Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Peringatan Dini, BMKG Lihat Potensi Hujan Lokal di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

‘Kalah Sebelum Berperang’, Zulfa Pilih DPR Ketimbang Pilkada Banjarbaru
Penyekatan Mudik

Kalsel

Penjagaan di Pos Penyekatan Mudik Tapin Segera Berakhir, Ini Gantinya
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Landa Indekos di Jalan Pangeran Dekat FH ULM
apahabar.com

Kalsel

Cegah Karhutla, Polsek Banjarmasin Timur Sambangi Petani di Sawah
apahabar.com

Kalsel

Kawal Pilkada, KPU Kalsel Usulkan Dana Rp 200 Miliar

Kalsel

Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com