Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Mahasiswa Dinilai Belum Bebas Radikalisme, Dosen ULM Banjarmasin Beberkan Kian Pencegahan

Paham radikalisme kerap kali menyasar kalangan mahasiswa di perguruan tinggi.Mahasiswa dinilai memiliki rasa keinginan mengetahui sehingga
- Apahabar.com     Minggu, 29 Agustus 2021 - 16:54 WITA

Mahasiswa Dinilai Belum Bebas Radikalisme, Dosen ULM Banjarmasin Beberkan Kian Pencegahan

Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Andi Ichsan Mahardika beberkan kian pencegahan radikalisme. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Paham radikalisme kerap kali menyasar kalangan mahasiswa di perguruan tinggi.

Mahasiswa dinilai memiliki rasa keinginan mengetahui sehingga rentan dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

Hal ini dijelaskan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Andi Ichsan Mahardika.

Untuk menyikapi hal itu, selain peran pemerintah dan aparat keamanan, ia juga mendorong partisipasi mahasiswa.

“Secara umum, kita semua harus ambil bagian, karena menjaga ketertiban juga termasuk fardu kifayah. Untuk itu mencegah tentunya lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya peran mahasiswa konkretnya adalah selalu berpikiran positif dan mengisi waktu dengan berkarya.

“Berkarya jangan ke arah merusak, namun berkaryalah ke arah yang lebih baik, seperti contohnya di lingkungan kampus dapat mengikuti lomba karya ilmiah dan lainnya,” bebernya.

Andi juga menjelaskan bahwa mahasiswa sepatutnya memiliki rasa toleransi yang tinggi, apalagi Indonesia memiliki banyak kultur yang menjadi pembeda, baik dari sisi agama, budaya, hingga ras.

“Kita harus memahami itu, karena dalam kehidupan bermajemuk, kita sepatutnya menjunjung tinggi nilai toleransi,” tukasnya.

Lanjut Andi bahwa penting pula pendidikan kewarganegaraan yang harus selalu diperkuat, pemahaman agama yang benar, terlebih Islam yang cinta kedamaian.

“Generasi muda yang saat ini hidup di tengah teknologi dan media sosial yang maju, harus benar-benar memahami literasi digital, dengan menyaring mana benar dan salah, dan jangan langsung menyebarkan informasi yang belum tahu kebenarannya,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel H Muhammad Tambrin menambahkan penting pula mahasiswa memilih dan memilah hingga memastikan majelis ilmu yang ingin diikutinya dan narasumbernya yang benar-banar dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami Kementerian Agama dan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan berupaya mengawal bersama, agar setiap narasumber atau ustaz yang mengajar di majelis punya kapasititas dan kapabilitas, dan nilai kealimannya dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya di tempat yang sama.

Selain itu disimpulkannya, dalam pandangan agama, terlebih Islam yang menolak kekerasan dan mencintai perdamaian, juga dimiliki agama lain yang tidak mengajarkan kekerasan dan kerusakan.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Masyaallah, Foto Syekh Samman-Guru Sekumpul Utuh di Kebakaran Kelayan A Banjarmasin

Banjarmasin

Banjarmasin Siapkan Ruangan Isolasi Terpusat, Ketahui Lokasinya
Banjarmasin

Banjarmasin

Larangan Mudik, Banjarmasin Resmi Berlakukan Jam Malam Mulai Esok

Banjarmasin

Antisipasi Gelombang Masyarakat Masuk Banjarmasin, Koramil/BBT Jaga Ketat Pelabuhan Trisakti
Jalan Manggis Banjarmasin

Banjarmasin

Perlu Bantuan, Empat Rumah Terbakar di Jalan Manggis Banjarmasin
Banjarmasin Kunker

Banjarmasin

Bando Berpolemik, dan Alasan DPRD Banjarmasin Kunker di Tengah PPKM
Banjarmasin

Banjarmasin

Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin
BPK Banjarmasin

Banjarmasin

Duh, Sopir BPK Penabrak Pemotor-Anak di Banjarmasin Tak Punya SIM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com