Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Melihat Situasi Terkini Covid-19 di Banjarmasin, PPKM Level IV Berlanjut Jilid III

Situasi ibu kota Kalimantan Selatan masih dalam tren penularan Covid-19 tinggi dengan kapasitas respons terbatas.Meminjam catatan..
- Apahabar.com     Senin, 9 Agustus 2021 - 13:48 WITA

Melihat Situasi Terkini Covid-19 di Banjarmasin, PPKM Level IV Berlanjut Jilid III

Jika melihat situasi tren penularan Covid-19 di Banjarmasin yang masih cukup tinggi, PPKM level IV bakal berlanjut ke jilid III. apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Situasi ibu kota Kalimantan Selatan masih dalam tren penularan Covid-19 tinggi dengan kapasitas respons terbatas.

Meminjam catatan Kementerian Kesehatan, pada periode 7 Agustus ditemukan 127 kasus terkonfirmasi di Banjarmasin, rawat inap 88, dan meninggal 8. Banjarmasin menjadi penyumbang kasus terbanyak kedua di Kalsel setelah Banjarbaru. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakitnya alias BOR mencapai 67 persen. Standar WHO tidak boleh melebihi 60 persen.

Masih dalam periode yang sama, Barito Kuala, dan Banjarbaru menjadi dua daerah dengan BOR tertinggi di Kalsel, masing-masing 91 persen dan 90 persen.

Sementara, tingkat positivitas Banjarmasin berkisar 43 persen, dengan rasio kontak erat 0,2. Standar WHO tingkat positivitas di daerah mesti kurang dari 5 persen, atau lebih dari 14 orang dilakukan tracing ketika didapati kasus.

Sebagai pembanding, masih meminjam catatan Kementerian Kesehatan, pada 3 Agustus, Banjarmasin memiliki 164 kasus terkonfirmasi, rawat inap 81, dan meninggal 6.

Kala itu, Banjarmasin menjadi penyumbang kasus terbanyak ketiga di Kalsel setelah Banjarbaru, dan Tanah Laut. Sementara, tingkat positivitas Banjarmasin berkisar 47%, rasio kontak erat 0,7, dengan BOR berkisar 66%.

Penurunan tidak signifikan terhadap kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin selama periode itu, menurut Anggota Tim Pakar Covid-19, Universitas Lambung Mangkurat, Hidayatullah Muttaqin lebih karena jumlah testing yang menurun.

“Selama dua pekan PPKM insidensi penduduk yang dirawat di RS per 100 ribu penduduk justru naik, insidensi kasus kematian juga justru naik,” ujar Taqin dihubungi apahabar.com, Senin siang.

Berdasarkan asesmen situasi Covid-19, Kementerian Kesehatan RI masih menempatkan Banjarmasin pada situasi level 4.

Terbatasnya kapasitas respons sistem kesehatan perlu jadi perhatian lain, yang mana angka tingkat positivitas masih di atas 40 persen, kontak erat masih nol koma sedangkan BOR di atas 65 persen.

“Bukan pekerjaan mudah untuk memperlambat laju kasus infeksi Covid-19, menurunkan risiko masyarakat terpapar virus Corona. Tidak ada yang instan dan dapat dicapai dalam waktu singkat. Semuanya perlu keseriusan dengan mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki,” jelasnya.

Dad-Dig-Dug Penentuan PPKM Level IV Banjarmasin, Pemkot Pesimis

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Kejari Banjarmasin Musnahkan Barbuk, Diblender, Digerinda hingga Dipalu
Kemenag Kalsel

Banjarmasin

Esok, Kemenag Kalsel Gelar Rukyatul Hilal di Puncak Gedung Bank Kalsel

Banjarmasin

Banjarmasin Siapkan Ruangan Isolasi Terpusat, Ketahui Lokasinya
Vaksinasi Massal

Banjarmasin

­Banjarmasin Terapkan PPKM Level IV, Ibnu Sina Akui Vaksinasi Belum Maksimal
Banjarmasin

Banjarmasin

Bisnis Prostitusi Seret Anak-Anak di Banjarmasin, Polisi Turun Tangan
Freestyle Pengendara Motor

Banjarmasin

Viral Video Freestyle Pengendara Motor, 2 Remaja Dipanggil Polisi
Banjir Rob Kelayan

Banjarmasin

15 Titik di Banjarmasin Terendam, Kinerja Ibnu-Ariffin Tuai Sorotan
Banjarmasin

Banjarmasin

Korban Serudukan Maut BPK di Banjarmasin Dapat Santunan Perdana, Wali Kota Absen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com