Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Mengenang Lima Momen Terbaik Valentino Rossi Sepanjang Karier

- Apahabar.com     Jumat, 6 Agustus 2021 - 06:00 WITA

Mengenang Lima Momen Terbaik Valentino Rossi Sepanjang Karier

Setelah 26 tahun berkompetisi, Valentino Rossi memutuskan pensiun dari MotoGP di akhir musim 2021. Foto: VR46

apahabar.com, JAKARTA – Valentino Rossi sudah memutuskan pensiun dari MotoGP. Selama 26 tahun berkompetisi, setidaknya terdapat lima momen terbaik dalam karier The Doctor.

Keputusan pensiun disampaikan Valentino Rossi dalam konferensi pers menjelang MotoGP Styria, Kamis (5/8) malam.

“Saya memutuskan untuk berhenti di akhir musim 2021,” ungkap Valentino Rossi seperti dilansir CNN Indonesia.

“Saya sudah membalap selama kurang lebih 30 tahun. Tahun depan kehidupan saya akan berubah, tapi semua yang dilalui menyisakan pengalaman luar biasa,” imbuhnya.

Selama 26 tahun berkarier, beragam prestasi telah diukir pembalap kelahiran Italia ini. Mulai dari 7 gelar juara di GP500/MotoGP, termasuk 89 kemenangan dan 199 podium.

Juga terselip sejumlah momen yang disebut-sebut paling berkesan untuk karier Valentino Rossi. Berikut lima di antaranya:

1. MotoGP Australia 2001

Balapan di Sirkuit Phillip Island, Australia, memastikan Valentino Rossi merengkuh gelar juara dunia kelas premier untuk kali pertama, sekaligus awal dominasi The Doctor di MotoGP.

Balapan di Australia sendiri menyuguhkan head to head antara Valentino Rossi dengan salah seorang seteru tersengit Max Biaggi.

Sama-sama mengendarai motor Honda, Rossi mempertaruhkan segalanya, hingga akhirnya menyalip Biaggi hanya beberapa tikungan menjelang akhir lomba dan mengambil alih posisi terdepan.

Rossi kemudian dengan keras mempertahankan posisi terdepan, sebelum memenangi balapan dengan keunggulan 0,013 detik atas Biaggi.

2. Pindah ke Yamaha

Setelah meraih tiga gelar MotoGP secara beruntun bersama Honda, Valentino Rossi mencari tantangan baru dengan pindah ke Yamaha.

Motivasi Rossi adalah ingin membuktikan bahwa faktor pebalap yang menjadi kunci kesuksesan di MotoGP, bukan mesin mumpuni dari Honda.

MotoGP 2004 dibuka dengan balapan Afrika Selatan yang menjadi start impian Rossi. Bukan hanya menjadi juara, juga satu-satunya pembalap yang memenangi dua balapan beruntun dengan motor dari pabrikan berbeda.

Padahal Yamaha paceklik kemenangan selama 18 bulan, sebelum The Doctor tiba. Selanjutny Rossi membantu Yamaha kembali berjaya dengan tiga gelar juara dunia 2005, 2008 dan 2009.

3. Duel sengit Casey Stoner

Rivalitas sengit antara Rossi dengan Casey Stoner di musim 2008, semakin panas setelah MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Laguna Seca.

Dalam balapan itu, Valentino Rossi beberapa kali melakukan manuver yang berisiko. Pun Stoner yang mengendarai Ducati, tidak mengalah begitu saja.

Duel kedua pebalap mencapai puncak, ketika balapan menyisakan 9 lap. Manuver dari Rossi di tikungan, membuat Stoner kalah akibat keluar dari lintasan.

4. Menyudahi asa Sete Gibernau di Jerez

Dominasi Valentino Rossi di MotoGP, benar-benar terlihat di seri pembuka musim 2005 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Rossi mengalahkan pembalap tuan rumah, Sete Gibernau, dalam pertarungan ketat dan manuver di tikungan terakhir.

Pun kedua pebalap bertarung ketat sepanjang musim 2004 dan 2005. Selama dua musim pula, Gibernau selalu menjadi runner up klasemen akhir di belakang Rossi.

Balapan di MotoGP Jerez 2005 sendiri dianggap sebagai momen yang menyudahi harapan Gibernau untuk meraih titel juara dunia MotoGP.

5. Juara dunia GP125

Valentino Rossi mulai menunjukkan potensi besar, ketika merengkuh gelar juara dunia GP125 di musim 1997.

Tak seorang pun rival yang mampu membendung. Mulai dari Noboru Ueda, Kazuto Sakata, hingga Jorge Martinez.

Lantas pria Italia tersebut naik podium juara dunia dengan merengkuh 11 kemenangan dari 15 seri sepanjang musim.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Sport

Hasil Derby Manchester: The Citizens Permalukan Setan Merah di Kandang
apahabar.com

Sport

Fans Barito Putera Patut Bersyukur Soal Kondisi Cedera Bagas Kaffa di Timnas U-19
Kerjunas

Sport

Punya Sungai Amandit, PB FAJI: Kalsel Layak Gelar Kejurnas Arung Jeram
apahabar.com

Sport

Borneo FC Tunggu Kejelasan Subsidi dari LIB
Cristiano Ronaldo

Sport

Lewat Brace Ronaldo, Manchester United Gasak Arsenal di Old Trafford
apahabar.com

Sport

Janji Darije Kalezic Setelah Resmi Tukangi PSM
apahabar.com

Sport

Link Live Streaming Manchester City vs Arsenal, Prediksi Susunan Pemain, Bara di Etihad!
Ibrahimovic

Sport

Milan Lockdown, Eh Ibrahimovic Tepergok di Restoran
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com