[FOTO] Jumat Kelabu di Turunan Maut Rapak Balikpapan Eks TKP Penusukan Bakal Rumjab Wali Kota Banjarmasin Tebing Longsor di Panaan Tabalong, 1 Rumah Rusak Parah Detik-detik Tabrakan Horor di Balikpapan: 5 Tewas, Belasan Luka-Luka Ini Daftar Korban Kecelakaan Beruntun di Balikpapan

PBNU: 1 Muharram 1443 H Jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021

PBNU melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menyatakan 1 Muharram 1443 H jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021
- Apahabar.com     Minggu, 8 Agustus 2021 - 23:30 WITA

PBNU: 1 Muharram 1443 H Jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – PBNU melalui Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menyatakan 1 Muharram 1443 H jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021.

“Awal bulan Muharram 1443 H bertepatan dengan Selasa Pon 10 Agustus 2021 M (mulai malam Selasa) atas dasar istikmal (bulan sebelumnya disempurnakan menjadi 30 hari),” kata Ketua LF PBNU, KH Sirril Wafa melalui surat pengumuman yang ditandatangani seperti dikutip apahabar.com dari nu.or.id, Minggu (8/8).

Keputusan tersebut didasarkan istikmal mengingat para perukyah dari seluruh Indonesia melaporkan tidak dapat melihat hilal. “Seluruh lokasi tidak melihat hilal,” katanya.

LF PBNU mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi Nahdliyin dalam penyelenggaraan rukyatul hilal ini.

LF PBNU juga meminta kepada seluruh jajaran Lembaga Falakiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia untuk menyebarluaskan pengumuman awal bulan Muharram 1443 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama, khususnya jajaran pengurus di wilayah/cabangnya masing–masing.

Sebagai informasi, data hisab LF PBNU menunjukkan keadaan hilal masih berada di bawah ufuk, tepatnya minus 1 derajat 57 menit 59 detik, dengan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT. Sementara konjungsi atau ijtimak bulan terjadi pada Minggu (8/8) pukul 20:47:50 WIB.

Berdasarkan hisab yang sama, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Merauke Provinsi Papua dengan tinggi minus 3 derajat 48 menit, sedangkan parameter hilal terbesar terjadi di Kota Lhoknga Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, yakni tinggi minus 0 derajat 24 menit.

Artinya, tinggi hilal di seluruh Indonesia masih negatif. Dengan demikian, saat matahari terbenam, hilal sudah di bawah ufuk.

Rukyatul Hilal bulan Muharram 1443 H dilaksanakan pada Ahad (8/8) bertepatan dengan 29 Dzulhijjah 1442 H dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. LF PBNU telah menginstruksikan seluruh perukyat untuk dapat melaksankan hal tersebut.

“Lembaga Falakiyah PBNU menginstruksikan kepada para perukyah Nahdlatul Ulama se–Indonesia untuk melaksanakan rukyah awal bulan Muharram 1443 H pada hari Ahad Legi, 29 Dzulhijjah 1442 H / 8 Agustus 2021,” kata Ketua LF PBNU KH Sirril Wafa melalui surat Instruksi nomor 023/LF–PBNU/VIII/2021 yang ditandatangani pada Sabtu (7/8).

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Arab Saudi Lakukan Ini Untuk Pembatasan Jarak Jemaah Umrah
apahabar.com

Habar

Haul Surgi Mufti ke-93, Jemaah Makin Membludak
vaksin covid-19

Habar

MUI Fatwakan Hukum Vaksinasi Saat Puasa
apahabar.com

Habar

Ibadah Haji 2020 Selesai, Jemaah Puji Kerja Keras Pemerintah Arab Saudi
apahabar.com

Habar

Pasca Ditutup Akibat Covid-19, Makam Datu Kelampayan Kembali Dipadati Peziarah
apahabar.com

Habar

Qari Sekumpul Bermimpi Dijemput Abah Guru, Ini Penjelasan Keluarga
apahabar.com

Habar

Ied Adha Tanpa Sebaran Covid-19, Patuhi Protokol Kesehatan
Rizky Billar-Lesti

Habar

Pengakuan Rizky Billar-Lesti Soal Nikah Siri Bikin Heboh, MUI Jelaskan Hukumnya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com