Bantuan Rp 300 Disetop, Puluhan Ribu Keluarga di Banjarmasin Terdampak Fakta Baru! Motif Lain Pembunuhan Paman Es Kandangan di Paramasan OTT Amuntai, Belasan Nama Baru Dua Hari Diperiksa KPK BREAKING! KPK Periksa 10 Nama Terkait OTT Amuntai, dari Sekda hingga Swasta Salah Tangkap Mahasiswa HMI di Barabai, Rafi Boyong Selongsong Peluru ke Polda

PPKM Dilonggarkan, Kapolri Ingatkan Masyarakat Jangan Euforia

- Apahabar.com     Selasa, 31 Agustus 2021 - 20:38 WITA

PPKM Dilonggarkan, Kapolri Ingatkan Masyarakat Jangan Euforia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan sembako kepada warga di Polsek Tambora Jakarta Barat, Selasa (31/8). Foto: Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat tak larut dalam euforia penyebaran Covid-19 nasional yang dilaporkan mulai terkendali.

“Jangan euforia karena kita semua masih mengendalikan laju pertumbuhan Covid-19 agar bisa optimal,” ujar Listyo saat pembagian sembako di Polsek Tambora, Jakarta Barat, Selasa (31/8).

Masyarakat, kata Listyo, harus bijak menyikapi turunnya angka penyebaran Covid-19 serta pelonggaran selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

Sebab, kondisi demikian justru membuat rentan warga abai dengan protokol kesehatan berujung membeludaknya angka pasien Covid-19.

“Apabila masyarakat tidak melaksanakan prokes secara benar maka potensi laju pertumbuhan Covid-19 akan muncul kembali,” kata dia.

Lebih jauh, Listyo juga berharap masyarakat mau mengikuti program vaksinasi yang disediakan pemerintah demi meningkatkan kekebalan komunal atau herd imunnity.

Untuk diketahui, hari ini Listyo beserta Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 membagikan paket sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Pembagian sembako diberikan kepada warga sekitar wilayah kecamatan Tambora yang sebelumnya sudah menuggu di halaman Polsek.

Dalam kegiatan tersebut, Sigit juga memaparkan terkait aplikasi PeduliLindungi yang sedang disosialisasikan oleh pemerintah, agar dapat mendeteksi masyarakat yang tengah beraktivitas sehingga semuanya bisa terjaga dan selalu dalam keadaan sehat.

Sigit meminta jajaran untuk mengakses aplikasi tersebut dalam rangka mendukung upaya pemerintah.
Begitu pula pelaksanaan “3T” (testing, tracing dan traking) kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 harus dioptimalkan sehingga bisa dilakukan treatment yang benar apakah melakukan isolasi terpusat atau dirujuk ke rumah sakit untuk dirawat.

Tidak lupa Sigit mengingatkan percepatan vaksinasi juga menjadi kunci untuk menekan angka Covid-19 sebagaimana ditargetkan oleh Presiden Jokowi dalam satu hari sebanyak 2 juta vaksinasi harus dicapai dengan berkolaborasi dari semua elemen baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, ormas, OKP, relawan dan masyarakat.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Membaik, Menhub Budi Tak Lagi Pakai Ventilator

Nasional

Membaik, Menhub Budi Tak Lagi Pakai Ventilator

Nasional

Pesan Wakil Kalsel di Senayan ke Kabareskrim Polri Baru
apahabar.com

Nasional

Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2019 Sudah Bisa Dilihat
apahabar.com

Nasional

Ajudan Bupati Demak Itu Rencananya Nikah Bulan Depan
apahabar.com

Nasional

WN China Positif COVID-19 Sempat Inap di Denpasar

Nasional

Perusahaan Korsel Serahkan Bantuan Alat Tes Covid-19 untuk Indonesia
Kemenkes

Nasional

Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan FA Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com