Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Banjarmasin Bebas PPKM Level IV, Tracing Covid-19 Kok Turun? Perampokan Bos Emas Banjar-Batulicin: Korban Disekap, Dibacok, Diseret Bak Binatang Obok-Obok Rutan Barabai: Petugas Dites Urine, Temukan Silet hingga Batu Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan

Pria yang Ditemukan Mengapung di Laut Balikpapan Mengaku Lompat dari Kapal, Ini Ceritanya

- Apahabar.com     Jumat, 6 Agustus 2021 - 17:09 WITA

Pria yang Ditemukan Mengapung di Laut Balikpapan Mengaku Lompat dari Kapal, Ini Ceritanya

Triyono saat tiba di Dermaga Chevron Semayang usai dievakuasi Tim SAR. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Seorang pria bernama Triyono (26) ditemukan mengapung di laut, teluk Balikpapan, Jumat (6/8) hari ini. Ketika ditelisik, pria asal Pemalang, Jawa Tengah, itu pun menceritakan mengapa ia sampai berada di laut.

Triyono menceritakan, dirinya baru bekerja selama satu bulan di kapal. Selama bekerja, dia kerap mendapat omelan dari para kru. Tak tahan dengan kondisi tersebut, dia pun melompat dari kapal dengan memakai rompi dan ban apung pada Rabu lalu (4/8).

“Saya nggak tahan pak diomelin terus sama semua kru kapal. Jadi saya nggak kuat dan memutuskan melompat. Saya pakai rompi sama ban buat ngapung,” ujarnya saat tiba di Dermaga Chevron Semayang, Balikpapan pada pukul 15.30 Wita.

Diketahui, kapal tersebut merupakan kapal pencari cumi dengan jumlah kru 12 orang termasuk Triyono. Saat itu kapal tersebut berlabuh dari Jakarta menuju Banjarmasin untuk mengantar cumi. Namun selama perjalanan Triyono tak tahan diomelin para kru.

“Saya ambil tas saya terus lompat. Sudah nggak kuat lagi pak,” tuturnya.

Ditanya bagaimana cara ia bisa bertahan hidup di tengah laut, Triyono mengatakan saat ia hanya berpasrah pada tuhan dan berdoa dirinya bisa selamat. Ia bahkan tidak makan dan minum selama mengapung.

“Saya hanya dengan berdoa, nggak ada makan, minum nggak, tidur pun nggak,” katanya.

Tiga hari mengapung, kondisi Triyono saat ditemukan tampak lemas. Badannya memucat dan bahkan kulit wajahnya terkelupas lantaran terkena terik matahari di tengah laut. Beruntung saat itu Kapal MV Royalti Pertamina yang melintas melihat Triyono.

“Kapal MV Royalti Pertamina melaporkan ke kita kalau ada menemukan satu orang korban mengapung ditengah laut. Jadi kami langsung ke sana untuk mengecek. Alhamdulillah korban selamat,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta.

Kabar melompatnya Triyono rupanya sudah gempar di kampung halamannya, yakni di Desa Wonorkomo, Pemalang, Jawa Tengah. Kerabat korban yang juga berasal dari Pemalang, Aditya Dendy (34) pun langsung mencari tahu kabar tersebut ke Polsek Semayang. Setelah memastikan kebenarannya, Dendy bergegas menuju Pelabuhan Semayang untuk membantu Triyono.

“Saya satu kampung sama beliau, saya dapat info dari pak Kades Wonokromo kalau ada warganya yang terapung di laut selama 3 hari tiga malam. Dibantu kru kapal MV Royalti mau menuju ke Balikpapan. Jadi saya langsung ke sini,” ungkap Dendy ditemui di Deemaga Chevron Semayang.

Laut Balikpapan

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kasus Herman

Kaltim

Kecewa, Adik Tahanan Tewas di Balikpapan Ancam Bunuh Diri di Polda
Ibu Hamil di Balikpapan Divaksin Moderna

Kaltim

Ribuan Ibu Hamil di Balikpapan Divaksin Moderna
Balikpapan

Kaltim

Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan
apahabar.com

Kaltim

Korban Kebakaran akan Direlokasi, Pemkab PPU Siapkan 3 Lokasi
Covid-19

Kaltim

Selang 3 Jam, Anak Susul Bapak Meninggal Akibat Covid-19 di Balikpapan

Kaltim

Masih Bandel, Diduga Ada Oknum Bekingi Pedagang Liar Pasar Pandansari Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Raih Dua Anugerah BI Corner Award
apahabar.com

Kaltim

Wagub Kaltim Optimis Pemilu 2019 Kondusif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com