Via Pesantrenpreneur, Mardani H Maming Bertekad Cetak Santri Pengusaha Songsong Putaran Nasional Liga 3, Pemain Persemar Martapura Teken Kontrak Saingi Jembatan ‘Basit’, Banjarmasin Geber Megaproyek Pembelah Sungai Martapura Waketua DPRD Respons Megaproyek Tandingan Jembatan ‘Basit’ Fix! Sopir Batu Bara Tapin Batal Sweeping Truk Semen Tabalong

Saham Amazon Anjlok, Bos LV Jadi Orang Terkaya Dunia

Anjloknya saham Amazon menyebabkan kekayaan sang pendirinya Jeff Bezos turun hingga USD 13,9 miliar dalam sehari. Imbasnya, singgasana.......
- Apahabar.com     Selasa, 10 Agustus 2021 - 12:50 WITA

Saham Amazon Anjlok, Bos LV Jadi Orang Terkaya Dunia

Pengusaha asal Prancis, Bernard Arnault, big bos perusahaan merek ternama dunia, Louis Vuitton (LV), Moet & Chandom. Foto: Ist

apahabar.com, PARIS – Anjloknya saham Amazon menyebabkan kekayaan sang pendirinya Jeff Bezos turun hingga USD 13,9 miliar dalam sehari. Imbasnya, singgasana sebagai orang terkaya di dunia pun harus dilepas Jeff Bezos.

Lantas siapa yang mengambil alih posisi sebagai orang terkaya di dunia saat ini ?

Berdasarkan laman Forbes, sosok yang menggantikan Jeff Bezos sebagai orang terkaya di dunia sekarang adalah, pengusaha asal Prancis, Bernard Arnault, big bos perusahaan merek ternama dunia, Louis Vuitton (LV), Moet & Chandom.

Menurut laman Forbes, kendati saham LV, Moet & Chandom juga turun hingga 1,4 persen yang membuat Arnault kehilangan USD2,9 miliar atau sekitar Rp41,5 triliun dari kekayaannya. Namun, tetap saja kekayaan bersih Arnault yang diperkirakan USD192,9 miliar masih USD500 juta di atas Bezos.

Keduanya saling kejar-mengejar untuk berada di posisi teratas sebagai orang terkaya dunia sejak Mei dan awal Juni 2021 lalu.

Berkat kepemilikan 47 persen saham, selama tahun pertama pandemi, ternyata Arnault justru mengantongi kekayaan lebih dari USD 100 miliar. Itu berkat kinerja LVMH yang tetap stabil. Adapun beberapa anak perusahaannya termasuk Louis Vuitton, Moet & Chandom, Christian Dior dan Tiffany & Co.

SEBAB SAHAM AMAZON ANJLOK

Meskipun pada kenyataan sahamnya turun, Amazon tidak terlalu mengalami kegagalan di kuartal kedua.
Sebab, bisnisnya mampu menghasilkan pendapatan USD 113 miliar lebih tinggi dari periode yang sama pada tahun lalu. Selain itu, perusahaan pun mendapat laba bersih hingga USD 7,8 miliar.

Amazon kemudian mengumumkan bahwa mereka sudah memperkirakan pendapatan di kuartal ketiga antara USD 106 miliar dan USD 112 miliar, lebih rendah dari perkiraan analis USD 119 miliar.

Chief Financial Officer Amazon, Brian Olsavsky mengaitkan perlambatan itu dengan orang-orang yang merasa lebih nyaman meninggalkan rumah untuk berbelanja dan menghabiskan waktunya untuk kegiatan lain.

Dia membandingkannya dengan musim semi dan panas lalu selama pandemi.

Di samping itu, penurunan saham Amazon juga membuat kekayaan bersih mantan istri Bezos MacKenzie Scott turun sebanyak USD4,6 miliar menjadi sekitar USD56 miliar. Hal itu membuat Scott berada di urutan ke-22 di dunia sebagai orang terkaya di dunia.

Selain Bezos dan Scott, sebagian saham miliarder pun menurun. Salah satunya adalah CEO Tencent Ma Huateng yang kekayaannya turun USD 4,7 miliar menjadi USD47,5 miliar. Hal ini karena sahamnya perusahaannya telah turun hingga 8,5 persen.

Editor: Budi Ismanto - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ekbis

Menperin Agus Gumiwang: Sudah Ada 2 Kawasan Industri Halal di Indonesia

Ekbis

Meski Hari Ini Rupiah Melemah, Tapi Masih Bikin Untung
WhatsApp

Global

Cetak Rekor! 1,4 Miliar Panggilan WhatsApp Selama Malam Tahun Baru 2021
apahabar.com

Ekbis

Nadalsyah Impikan Barut Miliki Pabrik Ilir Sawit
apahabar.com

Ekbis

Keluhan Gubernur Kaltim Sering Didikte Bangsa Lain

Ekbis

Usaha Kreatif Sablon Kaos Jadi Potensi Bisnis, Rifani Kebanjiran Pelanggan
apahabar.com

Ekbis

Pemilu Selesai, Pengamat: Pasar Beri Respon Positif
Harga Minyak

Ekbis

Usai Penarikan Besar dalam Persediaan AS, Harga Minyak Melonjak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com