DITANGKAP! Pelaku Tabrak Lari Tewaskan Ibu-Anak di Kotabaru PT Maming 69 Hijaukan Pesisir lewat Mangrove, Puluhan Ribu Bibit Ditanam Tanah Bumbu Cetak Ribuan Sarjana lewat Beasiswa H Maming Hasil Liga 2 Grup D: Drama Menit Akhir, Persiba Gasak Persewar Potensi Hujan dan Angin Kencang Bayangi Agenda Jokowi di Kalsel Hari ini

Sejumlah Rumah Sakit dan Klinik di Banjarmasin Mulai Turunkan Tarif Tes PCR

- Apahabar.com     Jumat, 20 Agustus 2021 - 19:14 WITA

Sejumlah Rumah Sakit dan Klinik di Banjarmasin Mulai Turunkan Tarif Tes PCR

Petugas medis mengambil sampel swab PCR. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Usai Kementerian Kesehatan menerbitkan edaran batas tinggi harga tes polymerase chain reaction atau PCR, sejumlah rumah sakit dan klinik di Banjarmasin terpantau mulai menurunkan tarif tes PCR.

Misalnya, Rumah Sakit Siloam, yang mulai menetapkan harga tertinggi tes swab PCR. Di situs resmi mereka, diumumkan jika tarif ini mulai berlaku, Rabu (18/8).

Mereka juga menjanjikan hasil tes bisa keluar dalam waktu 1×24 jam dengan tarif Rp 525.000.

Begitu pula di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin telah ikut menurunkan tarif tes swab PCR.

Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, Hj Suciati mengatakan pemberlakuan PCR dengan harga baru itu mulai kemarin, Kamis (19/8). Untuk layanan tes dia bilang hanya satu. Jika datang lebih pagi maka hasil tes bisa diambil siang hari.

“Dari kemarin sudah turun dari sebelumnya Rp 900 ribu. Layanannya cuma satu, kalau datang pukul 08.00 bisa selesai pada pukul 14.00 Wita,” kata Suciati.

Sementara itu di Kimia Farma juga memberlakukan harga serupa, yakni Rp 525 ribu namun hasil tes baru bisa didapat setelah tiga hari.

Kemudian di Tirta Medical Center yang memiliki cabang di sejumlah kabupaten di Kalsel terpantau telah menerapkan harga Rp 500 ribu. Namun mereka juga menyediakan fasilitas tes PCR dengan hasil sehari atau sameday dengan tarif Rp 789 ribu.

Kepala Cabang Tirta Medical Center Banjarmasin, dr Maulida Angraini, mengatakan harga tersebut mulai diberlakukan sejak hari ini, Jumat (20/8).

Penetapan harga itu bilangnya sesuai dengan putusan Presiden yang menetapkan harga paling mahal tes PCR sebesar Rp 525 ribu di luar pulau Jawa.

Di Tirta Medical sendiri katanya bisa melayani 700–800 sampel per hari. Sampel itu didatangkan dari sejumlah perusahaan dan rumah sakit yang menggandeng kerja sama.

“Kita juga melayani di maskapai penerbangan, Halodoc dan beberapa perusahaan lainya,” kata Maulida.

Dari pantauan media ini sementara Tirta Medical mematok tarif paling rendah, yakni selisih Rp 25 ribu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tenggelam, Balita di Kampung Melayu Tak Tertolong
apahabar.com

Kalsel

KH Fadhlan Dorong Polisi Ungkap Tuntas Akun @riskii125 Penghina Guru Sekumpul dan 4 Ulama Besar Kalimantan di Medsos
apahabar.com

Kalsel

UN Ditiadakan, Pemkot Banjarmasin Terapkan US Online untuk Kelulusan
apahabar.com

Kalsel

Berkaca Kasus Lihan, Dewan Secepatnya Panggil OJK
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Ibu, Kantor Polsek Martapura Kota Jadi Bioskop Dadakan
apahabar.com

Kalsel

Wali Kotanya Gugur, Sekda Banjarbaru Tegaskan Para Pejabat Bebas Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Momentum Hari Bhayangkara ke-74, Kapolres Tanbu Ingatkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Kunker ke Luar Negeri DPRD Kalsel, Tunggu Dulu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com