Agar Koalisi Penanggulangan AIDS Banjarmasin Tak Lagi Mati Suri Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin 

Sekelompok Orang Berbaju Hitam Bentangkan Spanduk Bernada Kritik di Fly Over Banjarmasin

Sekelompok orang mengenakan pakaian serba hitam beraksi di Kota Banjarmasin pada Senin (30/8) pagi.Diketahui, mereka berasal dari kolektif
- Apahabar.com     Senin, 30 Agustus 2021 - 08:22 WITA

Sekelompok Orang Berbaju Hitam Bentangkan Spanduk Bernada Kritik di Fly Over Banjarmasin

Sekelompok massa mengenakan pakaian serba hitam membentangkan baliho di fly over Banjarmasin. Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Sekelompok orang mengenakan pakaian serba hitam beraksi di Kota Banjarmasin pada Senin (30/8) pagi.

Diketahui, mereka berasal dari kolektif Fraksi Rakyat Indonesia (FRI) Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka membentangan spanduk dari atas jembatan Fly Over, Jalan Ahmad Yani Km 4,5 Banjarmasin.

Ada dua spanduk besar yang dibentangkan. Satu spanduk bertuliskan ‘Kebijakan Terus Dirombak, Pandemi Tetap Melonjak’ dibentangkan menghadap Jalan Lingkar Dalam Selatan.

Sisanya lagi dihadapkan ke arah Jalan Gatot Subroto bertuliskan, “Pandemi Belum Usai, 2024 Sudah Dimulai. Mana Keseriusan Pemerintah???”

Perwakilan FRI Kalsel Fahriannor menjelaskan terkait aksi membentangkan spanduk tersebut. Dia berpandangan, pemerintah telah gagal menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab persoalan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Kami kecewa dan mengungkapkannya melalui aksi tersebut agar masyarakat luas juga mengetahui,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan pembatasan aktivitas sosial, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang beragam jenisnya itu sekan sia-sia. Nyatanya angka Covid-19 di Indonesia, terlebih di Kalsel sampai saat ini masih tinggi.

“Sederhananya kebijakan terus dirombak, pandemi tetap melonjak,” disimpulkannya.

Di sisi lain, FRI Kalsel sangat menyayangkan sikap sejumlah oknum pejabat negara yang malah mulai ramai menebar baliho-baliho mirip kampanye untuk Pemilu 2024.

“Padahal kita tahu persoalan pandemi yang sifatnya mendesak belum lagi selesai,” ujarnya.

Bukannya fokus menjawab persoalan rakyat, lanjutnya, politisi yang kebetulan juga pejabat negara sekarang, malah sibuk dengan urusan yang tidak mendesak. Seolah tidak memperhatikan perasaan rakyat yang tengah penderitaan akibat pandemi.

“Kami minta pejabat negara fokus memikirkan solusi penanganan pandemi, bukan bersolek diri, memampangkan muka tanpa berempati untuk kepentingan Pemilu 2024 yang masih jauh lagi,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Vaksinasi Pelajar-Bumil Terpaksa di Luar Gedung BSCC Balikpapan
apahabar.com

Tak Berkategori

30 Pengajar di Tabalong Lulus Seleksi Calon Guru Penggerak Kemendikbud RI
Batu Bara

Tak Berkategori

Tahan Lonjakan Harga, China Bakal Genjot Produksi Batu Bara
apahabar.com

Tak Berkategori

Soal Kenaikan Harga Pangan, Simak Analisis Bank Indonesia
apahabar.com

Tak Berkategori

Sempat Padam Listrik, Legislatif dan Eksekutif Banjar Rapat Raperda APBD 2021 Sampai Tengah Malam
apahabar.com

Tak Berkategori

Raffi Ahmad Belum Merasa Sukses, Kenapa?
Motor

Tak Berkategori

United Bike Rilis Motor Listrik T1800, Simak Spesifikasinya
Macan Kalsel

Tak Berkategori

Terbukti Curanmor, Warga Tanbu Keok Dibekuk Macan Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com