Jurkani Dibacok, Tim Macan Kalsel Turun Gunung Advokat Jurkani Dibacok OTK di Angsana Menguji Klaim Jembatan Sei Alalak Antigempa hingga Tahan Seabad Gara-Gara Ratusan Ribu, Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup Dari Viralnya Aksi Istri di Kandangan Coba Akhiri Hidup, Ketahanan Keluarga Kian Rentan

Tadah Rampasan Batu Bara di Muara Pegah Kukar, 2 Pengepul Dibekuk Polairud

- Apahabar.com     Jumat, 13 Agustus 2021 - 18:02 WITA

Tadah Rampasan Batu Bara di Muara Pegah Kukar, 2 Pengepul Dibekuk Polairud

Dua orang pengepul tak berdaya diringkus Polairud Polda Kaltim. Foto-tapahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Jajaran Direktorat Polairud Polda Kaltim meringkus dua pengepul batu bara asal Kutai Kartanegara (Kukar). Dua pengepul ini berinisial SN (35) dan SHM (32).

Terungkap jika keduanya merupakan otak di balik pencurian batu bara di atas tongkang di perairan Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara.

Dalam beraksi para pencuri tersebut mendekati kapal tongkang yang berada di Perairan Muara Pegah.
Kemudian beberapa pekerja tersebut naik ke atas tongkang dan langsung memindahkan batu bara sedikit demi sedikit menggunakan sekop.

“Modusnya perahu klotok menempel di tongkang kemudian naik ke atas lakukan pencurian pakai sekop. Kami amankan sekalian peralatannya termasuk sekop,” kata Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Pol Tatar Nugroho saat jumpa pers di kantornya, Jumat (13/8).

Lantaran banyaknya laporan dari perusahaan yang menjadi korban , polisi pun melakukan penyelidikan.

Alhasil dua orang pengepul yang menyuruh para pekerja serta membeli batu bara curian itu diamankan.

Polisi juga berhasil mengamankan dua kapal yang digunakan pelaku dengan barang bukti batu bara seberat 14 ton.

“Berhasil ditangkap dua klotok yang kurang lebih per klotok 7 ton lebih batu bara. Dari kejadian itu kita mengamankan dua orang tersangka atas nama SHM dan SH masing-masing beralamat di wilayah Kukar,” ujar Tatar.

Menurut Tatar, keduanyalah yang mengordinir para pekerja untuk melakukan pencurian. Disebut-sebut satu kapal berisikan 7 ton itu dibanderol seharga Rp600 ribu per tonnya. Saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan.

“Kalau untuk penjualannya macam-macam. Siapa yang mau terima ya dijualnya. Masing-masing kapal 7 ton,” tuturnya.

Kedua pelaku dijerat Pasal 362 KUHP tentang pencurian. Ancaman 5 tahun penjara.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

PPDB

Kaltim

PPDB Hari Pertama d Balikpapan, Orang Tua Keluhkan Akses Web Via HP
apahabar.com

Kaltim

Sejarah Kemerdekaan Indonesia di Balikpapan, Awal Munculnya Kelompok Pemberontak

Kaltim

Sewa Mobil untuk Mencuri, Tiga Pemuda Diciduk Jatanras Polda Kaltim

Kaltim

Cuaca Ekstrem di Balikpapan: Pohon Tumbang, Atap Terbang

Kaltim

Aksi Solidaritas Palestina di Balikpapan, Tolak Produk Israel!
apahabar.com

Kaltim

Operasional KEK Maloy Jadi Syarat Wajib Datangkan Investor ke Kaltim
Nakes

Kaltim

Nakes Balikpapan Masih Terancam Covid-19, Kasus Positif Ditemukan Setiap Screening
PPKM Skala Mikro

Kaltim

Hari Ini, PPKM Skala Mikro di Balikpapan Mulai Berlaku
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com