IKN Dipimpin Kepala Otorita, Sederet Nama Kandidat Termasuk Ahok Pesona Danau Sentarum Kalbar Bikin Takjub, Tertarik Berkunjung? Mimpi Ibnu Sina, Masyarakat Banjarmasin Lepas Masker Awal Tahun 2022 Bocah 8 Tahun Hilang di Samarinda, Pencarian Selami Selokan Genangan Banjir Target Vaksinasi di Tanah Laut Terkendala Stok Vaksin

Tak Bisa Manfaatkan Libur Kemerdekaan, Pengelola Tempat Wisata di Tabalong Gigit Jari

- Apahabar.com     Selasa, 17 Agustus 2021 - 15:37 WITA

Tak Bisa Manfaatkan Libur Kemerdekaan, Pengelola Tempat Wisata di Tabalong Gigit Jari

Camat Banua Lawas, H Fariduddin mendatangi sejumlah tempat wisata untuk memastikan tidak ada yang buka. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Sejumlah pengelola tempat wisata di Kabupaten Tabalong gigit jari. Mereka tidak bisa memanfaatkan momen libur di hari Kemerdekaan RI tahun 2021 untuk mendapatkan pemasukan.

Hal itu karena sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Tabalong, semua tempat wisata ditutup.

Salah seorang pengelola tempat wisata di Desa Pematang Kecamatan Banua Lawas, M Azini mengatakan, sejak tanggal 27 Juli pihaknya sudah tidak dibolehkan membuka tempat wisata.

“Tadinya larangan itu berakhir tanggal 8 Agustus, namun diperpanjang lagi hingga tanggal 23 Agustus 2021,” jelasnya, Selasa (17/8).

Karena adanya surat larangan beroperasi itu, pada libur 17 Agustus hari ini pengelola Taman Sapana ini juga tidak membukanya.

Azini berharap pemerintah daerah bisa memahami kondisi pelaku pariwisata yang sangat terdampak PPKM level 3 ini.

“Wisata daerah jangan disamaratakan dengan wisata di Pulau Jawa yang selalu padat pengunjungnya,” jelasnya.

Kata Azini lagi, jika pemerintah mau peduli pariwisata di Tabalong bisa dibuka di hari-hari biasa dan ditutup ketika hari libur, karena kunjungan di hari biasa tidak pernah padat pengunjung sehingga sangat memungkinkan diterapkannya protokol kesehatan.

Jika tutup terus, sambungnya, bagaimana pengelola wisata melakukan perawatan, karena tidak ada pemasokan sama sekali.

“Kalau PPKM ini diperpanjang terus wisata di Tabalong banyak yang gulung tikar,” pungkasnya.

Terpisah, Kabid Pariwisata pada Disporapar Tabalong, Lilis Martadinata, membenarkan tempat wisata di Tabalong semuanya tutup.

Penutupan ini sampai tanggal 23 Agustus 2021.

“Jika larangan membuka usahanya ini tidak diindahkan atau melakukan pelanggaran, sanksinya diberikan Police Line atau ditutup total,” jelas Lilis.

Sementara itu, Camat Banua Lawas, H Fariduddin membenarkan tidak ada tempat wisata di wilayahnya yang buka.

Untuk memastikannya, Senin, (16/8) kemarin pihaknya kembali memantau ke tempat-tempat wisata yang ada.

“Ya, kemarin kami telah mendatangi pengelola tempat wisata, dan tidak ditemukan adanya yang buka, termasuk hari ini,” pungkasnya.

Tempat Wisata

Wisata Taman Sapana di Banua Lawas lenggang karena masih ditutup. Foto-Istimewa

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tabalong

Tabalong

Tabalong Belum Turun Level PPKM, Simak Penyebabnya
Bimtek

Tabalong

Ratusan Pengurus Karang Taruna Tabalong Ikuti Bimtek Manajemen Organisasi

Tabalong

Masuk DPO, Wanita Pemasok Sabu ke Oknum Sipir di Tabalong Akhirnya Ditangkap

Tabalong

Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Kapolres AKBP Riza Muttaqin Kunjungi Kodim 1008/Tabalong
apahabar.com

Tabalong

Pastikan Kesehatan Ratusan Petugasnya, Bawaslu Tabalong Gelar Rapid Tes

Tabalong

Meresahkan, Seorang Pelajar Bawa Badik Ditangkap Polisi Tabalong

Tabalong

Tahun Ajaran Baru 2021/2022, Sekolah di Tabalong Mulai Gelar PTM

Tabalong

Simpan Sajam Dalam Jok Motor, Atat Ditangkap Anggota Satreskrim Tabalong
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com