Resmikan Pabrik Bio Diesel di Tanah Bumbu, Jokowi Bakal Naik Helikopter Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor

Tak Cuma Divonis 19 Tahun, Marbot Cabul di Banjarmasin Juga Dihukum Kebiri

- Apahabar.com     Kamis, 12 Agustus 2021 - 17:36 WITA

Tak Cuma Divonis 19 Tahun, Marbot Cabul di Banjarmasin Juga Dihukum Kebiri

SR (48) resmi divonis 19 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin setelah terbukti melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Foto-Syahbani/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – SR (48), pelaku pencabulan terhadap anak resmi divonis 19 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Tak hanya itu, dia juga dihukum kebiri kimia.

Atas perbuatannya, majelis hakim juga menjatuhkan denda Rp3 miliar subsider dua tahun penjara.

Pria yang berprofesi sebagai marbot asal Banjarmasin itu didakwa atas kasus asusila terhadap dua anak perempuan kakak beradik di bawah umur berinisial LS dan BL.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa pidana selama 19 tahun, denda Rp3 miliar, diganti pidana penjara dua tahun dikurangi dengan masa tahanan yang sudah dijalani, diberi tindakan kebiri kimia selama dua tahun,” ucap Ketua Majelis Taklim persidangan, Aris Bawono Langgeng dalam putusannya, Kamis (12/8).

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa SR terbukti bersalah melakukan ancaman serta kekerasan seksual terhadap korbannya.

SR dikenakan pasal 81 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 dan pasal 76E Jo pasal 82 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014.

Kemudian pasal 5 PP Nomor 70/2020 tentang tata cara pelaksanaan tindakan kebiri kimia pemasangan alat pendeteksi elektronik, rehabilitasi dan pengumuman identitas pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

“Terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan melaksanakan persetubuhan secara berlanjut,” ujar Aris.

Saat ditanya majelis hakim usai pembacaan putusan tersebut, SR menyatakan tak berkeberatan atas vonis yang dijatuhkan kepadanya dan menyatakan menerima putusan tersebut.

“Menerima yang mulia,” sahut SR.

Adapun penasihat hukumnya, Fahriza Faizal usai persidangan menyatakan dengan diterimanya putusan tersebut oleh kliennya maka vonis tersebut telah inkrah, sehingga tak ada lagi upaya hukum untuk banding.

“Terdakwa sudah langsung terima. Tidak ada banding,” ujar Fahrizal.

Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Indah Lestari, juga telah menerima putusan yang telah diambil majelis hakim, walaupun tuntutan penjaranya lebih rendah satu tahun.

“Walaupun lebih rendah tapi masih lebih dari dua per tiga dari tuntutan. Jadi menurut saya masih memenuhi rasa keadilan. Dari tuntutan 20 tahun putus 19 tahun masih mencukupi,” kata Indah.

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pelayanan, Berry Kunjungi RSUD H Damanhuri dan Dinas Pendidikan HST
Anugerah

Kalsel

Kalsel Kembali Raih Anugerah Pembina Terbaik K3 dari Pemerintah Pusat
Suara Dicoblos Duluan

Kalsel

Kasus Surat Suara Dicoblos Duluan di Banjar Terus Berlanjut
apahabar.com

Kalsel

Peduli Sesama, IMO Kalseltengbar Gelar Donor Darah dan Bagi Parcel
apahabar.com

Kalsel

Orang Kaya di Banjarmasin Harus Bantu Warga Cegah Covid-19
Safrizal

Kalsel

Disentil Soal Aset, Ini Jawaban Pj Gubernur Kalsel Safrizal
apahabar.com

Kalsel

Banjir Reda, Warga Tapin Waspada DBD Mematikan
apahabar.com

Kalsel

Dorr !! Penyabung Ayam di Sungai Ulin Banjarbaru Kocar-Kacir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com