Sisihkan 20 Peserta, 3 Barista Banjarbaru Sabet Gelar Juara Brewers Cup 2021 Terungkap, Penyebab Kematian Ibu Muda di Hotel Berbintang Banjarmasin Ribuan Gram Sabu hingga Ratusan Butir Ekstasi di Banjarmasin Dimusnahkan BREAKING! Tim Advance Pak Jokowi Tiba di Bandara Syamsudin Noor Arus Lalu Lintas Jembatan Sei Alalak Sementara Dialihkan, Catat Kapan Ditutup Total

Taliban Kutuk Serangan Bom di Bandara Kabul, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

- Apahabar.com     Jumat, 27 Agustus 2021 - 07:35 WITA

Taliban Kutuk Serangan Bom di Bandara Kabul, ISIS Klaim Bertanggung Jawab

Kelompok ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom di sekitar bandara internasional di Kabul, Afghanistan, yang tewaskan 12 tentara AS. Foto-Reuters via sindonnews.com

apahabar.com, KABUL – Kelompok Taliban mengutuk serangan bom yang terjadi di bandara internasional Kabul, Afghanistan, pada Kamis (26/8) kemarin.

ISIS mengklaim menjadi dalang di balik aksi keji bom bunuh diri yang menewaskan lebih 60 orang warga sipil dan 12 tentara Amerika Serikat (AS).

“[Taliban] mengutuk keras serangan terhadap warga sipil di bandara Kabul, yang terjadi di daerah di mana pasukan AS bertanggung jawab atas keamanan,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid dilansir Republika.

Menurut dia, terdapat dua pelaku yang terlibat dalam pengeboman bandara Kabul. Selain itu, saat insiden terjadi, sekelompok orang bersenjata turut menyerang kerumunan massa.

Dilansir AFP, kantor berita propaganda ISIS, Amaq, seperti dikutip dari detik.com, menyebut pelaku bom bunuh diri ‘mampu menembus benteng keamanan dan berada 5 meter’ dari Pasukan Amerika Serikat. Bomber seketika meledakkan sabuk yang dikenakannya.

Namun, pernyataan tersebut hanya menyebut satu bomber yang menyebabkan sebuah ledakan. Pasalnya, ada 2 bom bunuh diri yang terjadi di luar Bandara Kabul.

Kepala Komando Pusat Militer AS Jenderal Kenneth McKenzie mengatakan pihaknya bakal mengejar pelaku pengeboman.

“Kami akan mengejar mereka,” kata McKenzie.

McKenzie mewanti-wanti ancaman serangan selanjutnya. McKenzie menuturkan pihak yang bertanggungjawab atas pengeboman itu juga hendak menyerang lusinan pesawat di Bandara Kabul.

Sebelumnya, bom bunuh diri terjadi 2 kali di sekitar Gerbang Abbey Bandara Kabul. Dilaporkan 20 orang tewas, termasuk 12 pasukan AS.

Para pejabat AS dan sekutu sudah memiliki informasi intelijen bahwa pelaku bom bunuh diri terkait dengan kelompok Negara Islam (ISIS) di Afghanistan dan Negara Islam-Khorasan (IS-K). Kelompok ini diketahui berselisih dengan Taliban.

Dalam sebuah video yang diunggah wartawan Afghanistan menunjukkan puluhan mayat bergelimpangan di sekitar Bandara Kabul. Video itu menampilkan puluhan mayat berlumuran darah di parit berair di dekat pagar bandara.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus lalu, ribuan warga Afghanistan berbondong-bondong pergi ke bandara Kabul. Mereka berharap dapat disertakan dalam misi evakuasi yang dijalankan negara-negara asing, termasuk AS.

Sebelum insiden pengeboman terjadi, AS telah memberi peringatan pada warganya di Afghanistan untuk tidak datang ke bandara Kabul. Washington menyebut ada potensi serangan di sana. AS dijadwalkan mengakhiri misi evakuasinya di bandara Kabul pada 31 Agustus mendatang.

Taliban Bantah Culik WNA di Afganistan

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Vaksinasi Covid-19

Internasional

Moskow Vaksinasi Covid-19 Massal Pertama, Target Kalangan Paling Berisiko
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Donald Trump Tolak Transisi, Biden: Makin Banyak Warga Meninggal
apahabar.com

Internasional

Ribuan Burung Jatuh dari Langit, Pertanda Bencana?
apahabar.com

Internasional

Teken RUU, Trump Picu Reaksi China Soal Muslim Uighur
apahabar.com

Internasional

KBRI London Ingatkan WNI Kemungkinan Covid-19 Gelombang Kedua
apahabar.com

Internasional

Kepada Jokowi, Xi Jinping Ingin Indonesia-China Ciptakan Industri Model Baru
apahabar.com

Internasional

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil
Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB

Internasional

Isi Lengkap Pidato Jokowi di Sidang Majelis Umum PBB
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com