Datangi KPU, PSI Selipkan Aspirasi Rakyat melalui Tulisan di Kaos Polda Kalsel Respons Desakan IPW Copot AKBP AB Dkk Dukung Perubahan Iklim, PSI Apresiasi Pendaftaran Parpol melalui Sipol Demonstrasi di DPRD Kalteng, Massa Protes Penertiban Tambang Emas Tradisional Tanpa Solusi Dugaan Penggelapan Mobil Rental, IRT Tabalong Terpaksa Diamankan Polisi
agustus

Tenaga Kesehatan di Batola Mulai Disuntikkan Vaksin Moderna

Sedikitnya 98 tenaga kesehatan di Barito Kuala, mulai menerima suntikan vaksin Covid-19 dari Moderna atau vaksinasi tahap ketiga, Senin......
- Apahabar.com     Senin, 16 Agustus 2021 - 20:06 WITA

Tenaga Kesehatan di Batola Mulai Disuntikkan Vaksin Moderna

Sejumlah tenaga kesehatan di Barito Kuala mendapatkan vaksin Moderna atau tahap ketiga untuk memperkuat pertahanan tubuh melawan Covid-19. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sedikitnya 98 tenaga kesehatan di Barito Kuala, mulai menerima suntikan vaksin Covid-19 dari Moderna atau vaksinasi tahap ketiga, Senin (16/8).

98 tenaga kesehatan dari tujuh Puskesmas tersebut merupakan peserta gelombang pertama vaksinasi tahap ketiga.

Total 867 tenaga kesehatan di Batola yang akan mendapatkan penyuntikan vaksin buatan Moderna. Sebelumnya mereka memperoleh vaksinasi tahap satu dan dua buatan Sinovac.

“Sesuai Instruksi Kementerian Kesehatan, vaksin Moderna dikhususkan tenaga kesehatan yang langsung melayani masyarakat di fasilitas kesehatan, termasuk apoteker,” jelas dr Azizah Sri Widari, Kepala Dinas Kesehatan Batola.

“Penyuntikan dilakukan secara bertahap dan bergantian sejak 16 hingga 26 Agustus 2012. Tahapan ini dilakukan agar tetap jaga jarak dan tak mengganggu operasional di Puskesmas,” imbuhnya.

Dilansir dari laman kemenkes.go.id, vaksin Moderna merupakan hibah Covax Facility sebanyak 8 juta dosis.

Peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 yang tinggi, mendorong Kemenkes memberikan perlindungan tambahan kepada tenaga kesehatan.

Masih dari laman kemenkes.go.id, Moderna juga diberikan kepada masyarakat yang belum pernah menerima vaksinasi.

Namun di Batola, pemberian vaksin Moderna untuk masyarakat masih menunggu instruksi lanjutan dari institusi yang lebih tinggi.

“Masyarakat Batola sebenarnya antusias mengikuti vaksin,” timpal Dwikorawati, Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Batola.

“Namun jumlah vaksin juga terbatas, sehingga kami memprioritaskan masyarakat yang lebih dulu mendaftar dan penerima vaksin dosis kedua,” imbuhnya.

Akibat keterbatasan jumlah vaksin yang diterima, pencapaian target vaksinasi sebanyak 244.000 jiwa juga masih jauh.

“Akumulasi capaian vaksinasi di Batola berjumlah 26.414 orang atau 10,8 persen. 18.055 jiwa di antaranya atau 7,4 persen telah menerima dosis kedua,” tandas Dwikorawati.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Keren! OB-Sekuriti UIN Antasari Banjarmasin Juga Divaksin
apahabar.com

Kalsel

Kuartal Pertama di 2020, Dewan Soroti Kinerja Sejumlah BUMD di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Alkohol Diduga Picu Lakalantas Maut di Jalan AES Nasution Marabahan
Tabalong

Kalsel

Tinggalkan Anak, Suami Pembunuh Istri di Takulat Tabalong Labil
Denny Indrayana

Kalsel

Sebut MK ‘Mahkamah Kalkulator’, Denny: Mestinya Diskualifikasi BirinMu
HST Banjir Lagi

Kalsel

Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi
apahabar.com

Kalsel

Pilgub Kalsel 2020, Netralitas Kejaksaan Negeri Rantau Kembali Diuji
apahabar.com

Kalsel

Warga Kampung Biru Banjarmasin Keluhkan Bantuan Covid-19 Tak Merata
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com