Dugaan Penyelundupan, Sederet Hewan Disita di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Polres Tala Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Banjir HST Balangan Tambah Daftar Kawasan Terdampak Banjir di Kalsel Eks Galian Tambang Banjarbaru Siap Disulap Atasi Banjir dan Tempat Wisata Periksa Asjer Bank Kalsel, KPK Dalami Aliran Uang ‘Majid Hantu’

Terbangkan 1.100 Orang, Belgia Akhiri Evakuasi dari Afghanistan

- Apahabar.com     Kamis, 26 Agustus 2021 - 15:25 WITA

Terbangkan 1.100 Orang, Belgia Akhiri Evakuasi dari Afghanistan

Ket: Ilustrasi. Foto-Net

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah Belgia memutuskan untuk mengakhiri evakuasi dari Kabul, setelah menerbangkan 1.100 orang dari ibu kota Afghanistan tersebut.

Keputusan tersebut beberapa hari menjelang penarikan pasukan Amerika Serikat yang melindungi bandara di negara itu setelah jatuh ke tangan Taliban.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (26/8), Perdana Menteri (PM) Belgia Alexander De Croo menulis di Twitter bahwa “mengingat perkembangan situasi di Afghanistan”, negara itu telah memutuskan untuk mengakhiri operasinya dan mengevakuasi personel yang tersisa.

Langkah Belgia dilakukan “dalam konsultasi dengan mitra-mitra Eropa”.

Sebelumnya, Uni Eropa meminta AS untuk terus melindungi bandara Kabul “selama diperlukan” di luar tanggal keluar militer pada 31 Agustus, untuk memindahkan lebih banyak orang yang berada dalam bahaya potensi pembalasan Taliban.

Pesawat militer Belgia telah mengevakuasi sekitar 1.100 orang dari Kabul melalui Islamabad antara Jumat (20/8) dan Selasa (24/8) malam waktu setempat, termasuk warga Eropa, warga Afghanistan, dan keluarga mereka.

PM De Croo mengatakan, setelah lima penerbangan terakhir hari ini, semua personel dari operasi telah dikumpulkan di Islamabad sejak Rabu (25/8) pukul 21:30″.

Ditambahkannya, para pengungsi tersebut akan dibawa ke Belgia dari Pakistan dalam beberapa hari mendatang.

Selain warga Belgia dan Afghanistan, warga Belanda, Denmark dan Luksemburg juga telah dievakuasi dalam operasi Belgia, serta para pengungsi dengan klaim suaka di negara-negara tersebut.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Thomas Indonesia

Global

Hanya Bendera PBSI, Eks Atlet Sayangkan Merah Putih Tak Berkibar di Piala Thomas
Video Syur

Global

4,5 Jam Diperiksa Terkait Video Syur, Gisel Minta Maaf
apahabar.com

Global

Populasi Lumba-lumba di Australia Turun, Perubahan Iklim Pemicunya
Saham Amazon

Ekbis

Saham Amazon Anjlok, Bos LV Jadi Orang Terkaya Dunia

Global

Ditutup Mendadak, Ada Apa dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Iran?
Covid-19

Global

Hebat! Ketahui Cara Brunei Kalahkan Covid-19 Sampai 0 Kasus
apahabar.com

Global

Di Polandia, WALHI Minta Para Kepala Negara Serius Tangani Perubahan Iklim
apahabar.com

Global

Australia Seharusnya Tak Akui Yerusalem Barat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com