Bali-Singapura Buka Penerbangan, Kadinkes Banjarmasin Waswas Kata Para Pelaku Usaha di Banjarbaru Soal Wajib PCR Penumpang Pesawat Diadili, Pemenggal Kepala Ibu Muda di Belda Banjarmasin Polemik Gelar Doktor Kehormatan untuk Paman Birin, Alumnus Tantang Uji Publik! Heboh Narkoba ‘Prangko Dahsyat’ Banjarmasin, BNN Turun Tangan

Tes Keperawanan dalam Seleksi TNI AD Ditiadakan

- Apahabar.com     Kamis, 12 Agustus 2021 - 23:37 WITA

Tes Keperawanan dalam Seleksi TNI AD Ditiadakan

Kasad TNI Jenderal Andika Perkasa saat meninjau latihan bersama TNI AD dan US Army di Amborawang, Samboja, Kabupaten Kukar. Foto-apahabar.com / istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – TNI Angkatan Darat meniadakan tes keperawanan dalam penilaian seleksi komando wanita (Kowad) sejak Mei 2021.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) TNI Jenderal Andika Perkasa.

“Tidak ada lagi pemeriksaan vagina dan serviks. Untuk ruptur hymen, tadinya ini bagian dari pemeriksaan. Sekarang kita tidak melakukan pemeriksaan itu,” katanya dalam kunjungan ke Kalimantan Timur untuk melihat latihan gabungan TNI AD dan US Army di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara pada Kamis (12/8).

Dia menyampaikan pemeriksaan ruptur hymen hanya dilakukan untuk memeriksa kelainan genital sejak lahir kepada calon prajurit. Andika mengatakan pemeriksaan itu hanya akan dilakukan kepada wanita yang belum pernah haid meskipun sudah berusia 17 tahun.

“Tujuannya untuk mengetahui apakah ada kelainan genital kepada calon prajurit sehingga butuh penanganan medis,” ujarnya.

Andika mengatakan pemeriksaan kesehatan hanya difokuskan pada enam hal untuk memastikan fisik calon prajurit. Yakni memastikan tak ada penyakit yang mengancam jiwa, tak ada kegagalan organ, tak ada penyakit yang berpotensi menular.

“Tak ada penyakit yang membutuhkan pengobatan jangka panjang, tak ada kelainan ekstrem yang mengganggu aktivitas, dan tak ada penyakit kejiwaan,” jelasnya.

Selain itu, Andika mengatakan pemeriksaan kesehatan bagi prajurit yang mengajukan usulan untuk menikah juga ditiadakan.

“Kali ini kita tidak melakukan pemeriksaan kesehatan, karena itu tanggung jawab masing-masing bagi mereka yang ingin menikah. Itu pilihan prajurit kita,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Banjir di Kaltim, Ribuan Jiwa Mengungsi
Rahmad Masud

Kaltim

Resmi Jadi Wali Kota Balikpapan, Ini Janji Rahmad Masud
kebakaran

Kaltim

Siang Hari, 3 Rumah di Balikpapan Ludes Terbakar dan 1 Sekolah Terdampak
apahabar.com

Kaltim

Update Covid-19 Kaltim: Positif Bertambah 113 Kasus
Rahmad Masud

Kaltim

Kontroversi Data Rahmad Masud, Rektor Untri Balikpapan Sebut Ada Human Eror
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Desak Proyek Pipanisasi Gas Diprioritaskan
covid-19 samarinda

Kaltim

Turun Dibanding Kemarin, Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 314 Orang Positif

Kaltim

Diduga Masalah Lahan, Kawasan Batu Ampar Balikpapan Sempat Memanas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com