KPK Rilis Hasil Penggeledahan Kedua di Amuntai HSU Kritik Pedas Pengamat Soal Komunitas Moge Lintasi Jembatan Alalak Baru Dua Hari Menghilang, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Bawah Kolong Rumah Banjarmasin Utara Nekat Buka Lahan, Dua Penambang Ilegal di Kukar Kaltim Ditangkap Klaim Kantongi Rekom Pemkot, Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Beroperasi

Triwulan II 2021, Kredit Macet bank bjb Terjaga Rendah

- Apahabar.com     Rabu, 4 Agustus 2021 - 18:13 WITA

Triwulan II 2021, Kredit Macet bank bjb Terjaga Rendah

Ilustrasi Bank bjb. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANDUNG – Dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mempertahankan kinerja cemerlang perusahaan pada triwulan II/2021. Salah satunya adalah dengan menjaga rasio Non-Performing Loan (NPL) atau kredit macet berada di tingkat rendah.

Pada periode ini, NPL gross bank bjb mengalami penurunan secara year on year menjadi 1,3% per Juni 2021 dengan coverage ratio di level 150,7%. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, NPL gross bank bjb berada di angka 1,6%.

Penurunan tersebut merupakan pencapaian yang baik mengingat NPL industri perbankan nasional masih berada pada level 3,35% per Mei 2021.

“bank bjb memiliki tingkat NPL yang terjaga dengan baik di triwulan ini. Angkanya berada cukup jauh di bawah NPL rata-rata industri perbankan nasional,” ungkap Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Rabu (4/8).

Adapun NPL net juga mengalami penurunan menjadi 0,38% year on year dari sebelumnya berada di angka 0,48%.

NPL di periode ini berhasil ditekan di rasio yang rendah. Bahkan ketika total kredit bank bjb tumbuh 6,7% year on year menjadi 91,6 triliun rupiah, berada di atas industri perbankan nasional yang masih minus 1,23%. Masing-masing segmen kredit bank bjb menyumbang angka NPL yang terjaga baik pada Triwulan II 2021 ini.

Kredit KPR menyumbang 23% dari total nilai NPL bank bjb di periode ini. NPL kredit KPR terjaga di level 3,8%.

Sementara segmen UMKM menyumbang 11% dari total nilai NPL bank bjb periode ini. NPL kredit UMKM mengalami penurunan menjadi 2,3% dari 2,5% di tahun sebelumnya.

Selain itu, kredit segmen Komersial dan Konsumer masing-masing berkontribusi sebanyak 59% dan 8% dari total nilai NPL bank bjb di Triwulan II 2021 ini. Tingkat NPL kredit komersial turun menjadi 4,2% year on year dari sebelumnya 5,1%. Sementara NPL segmen Konsumer turun menjadi 015% dari 0,21% di tahun sebelumnya.

“Kami akan senantiasa berupaya untuk terus menjaga rasio NPL yang rendah ini hingga akhir 2021. Kami menargetkan NPL terjaga di level 1,40%-1,60% di akhir 2021. Sementara kredit diproyeksikan akan tetap bertumbuh di 7% hingga 8%,” papar Yuddy. (*)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tiga Anak Milenial Ini Akan Jelajahi Indonesia Sebagai “Travel Influencer”
Wapres Ma'ruf

Ekbis

Wapres Ma’ruf: Pasar Muamalah Merusak Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Nasional
apahabar.com

Ekbis

Jelang Akhir Tahun, Disperindag Banjar Pastikan Komoditas Pangan Stabil
apahabar.com

Ekbis

Semangat Nasionalisme, Pertamina Dedikasikan Rp 839 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Jemaah Membeludak, Bank Kalsel Luncurkan Tabungan Haji
apahabar.com

Ekbis

Corona Picu Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi Global
apahabar.com

Ekbis

Cenderung Terkoreksi, IHSG Diprediksi Bergerak Mendatar
apahabar.com

Ekbis

Lion Air Batal Layani Penerbangan Bagi Penumpang, Apa Alasannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com