Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Tunjukan Sertifikat Vaksin, Warga Banjarmasin Ini Berhasil Lewati Pos Penyekatan PPKM Level IV

- Apahabar.com     Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:27 WITA

Tunjukan Sertifikat Vaksin, Warga Banjarmasin Ini Berhasil Lewati Pos Penyekatan PPKM Level IV

Warga Banjarmasin tunjukan sertifikat vaksin untuk lewat di pos penyekatan PPKM level IV. Foto-Apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Sertifikat vaksin terbukti ampuh dapat melintasi pos penyekatan PPKM level IV Kota Banjarmasin pada Rabu malam (18/8).

Mahraniansyah warga Banjar Indah Permai 2, Kota Banjarmasin misalnya, ia mengaku menyiapkan sertifikat vaksin tahap kedua di jok sepeda motornya.

“Sudah tau ada penyekatan digrup WhatsApp,” ujarnya kepada apahabar.com.

Syarat memasuki kota Banjarmasin selain sertifikat vaksin adalah menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) domisili. Jik bekerja di Banjarmasin harus menunjukan surat keterangan tempat bekerja.

Tak hanya itu, surat PCR pun berlaku selama 2×24 jam setelah hasilnya negatif Covid-19. Warga juga diwajibkan memakai masker.

“Kita suruh putar balik aja, sampai mereka tidak bisa masuk ke Kota Banjarmasin,” ucap Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Menurutnya pembatasan mobilitas ini selayaknya aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ringkasnya, judul PPKM level IV sama dengan PSBB.

“Sama aja dengan PSBB yang kita terapkan satu tahun yang lalu,” jelasnya.

Jika sebelumnya terdapat dua pos penyekatan, kali ini sebanyak 6 pos penyekatan dioperasionalkan.

Di antaranya di pos Jalan Ahmad Yani Km 6, Sungai Lulut, Lingkar Selatan, Kayutangi, Duta Mall dan Pasar Sudimampir. Petugas bekerja 24 jam dibagi menjadi 3 shift jaga.

“Karena aktivitas warga tertumpuk di pasar-pasar. Itu bukan penyekatan, tetapi ada petugas yang mengimbau disiplin protokol kesehatan (Prokes),” katanya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Ramadan

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Berbagi untuk Langgar Darul Ibadah Teluk Dalam

Banjarmasin

Cegah Kebakaran! Lapas Kelas II A Banjarmasin Dirazia, Sejumlah Alat Listrik Disita
Mayat

Banjarmasin

Subuh Hilang Kontak, Seorang Pria di Telaga Biru Banjarmasin Ditemukan Jadi Mayat

Banjarmasin

Pekan Ini, Isoter di Banjarmasin Dipastikan Beroperasi
Banjarmasin

Banjarmasin

SAH! MK Kembali Tolak Permohonan AnandaMu, Ibnu-Ariffin Segera Dilantik
SMPLB YPLB

Banjarmasin

Gelapkan Iuran Siswa, Bendahara SMPLB YPLB Banjarmasin Ditangkap Polisi
Banjarmasin

Banjarmasin

Jajanan Ramadan, BPOM Banjarmasin Temukan Bahan Berbahaya
Banjarmasin

Banjarmasin

Pasien Isolasi Mandiri di Pemurus Baru Meninggal, Kadinkes Banjarmasin: Tanggung Jawab Keluarga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com