Pemukiman Warga Danau Rangas Palangka Raya Kini Jadi Daerah Banjir Terparah Duh, Petugas Dishub Palangka Raya Dipukul Gegara Tertibkan Jukir Liar Tugu Soekarno Azis Syamsuddin Tersangka Dugaan Suap Terancam Hukuman Hanya 5 Tahun Penjara Jadi Tersangka, Azis Syamsuddin Diduga Suap Mantan Penyidik KPK Rp 3,1 Miliar Bukti Cukup, KPK Tetapkan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Tersangka Suap

Update! Eksplorasi Tambang Bawah Tanah QMI di Kotabaru Dihentikan

- Apahabar.com     Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:16 WITA

Update! Eksplorasi Tambang Bawah Tanah QMI di Kotabaru Dihentikan

Presiden Divisi Investasi PT Qinfa Mining Industri, Shirley Shi. Foto: Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Masih ingat proyek tambang bawah tanah PT Qinfa Mandiri Industri (QMI) di Kotabaru?

Informasi dihimpun apahabar.com, perusahaan batu bara ini telah melakukan aktivitas eksplorasi, atau tahap pengeboran.

Pengeboran dilakukan perusahaan asal China itu untuk mengetahui potensi dan kandungan batu bara di sana.

Namun sayang, sejauh ini aktivitasnya justru tak banyak diketahui oleh pejabat di kecamatan.

PT QMI disebut-sebut bakal menambang lokasi di tiga kecamatan. Pertama, di Kelumpang Hulu, Kelumpang Barat, dan Sungai Durian.

Plt Camat Kelumpang Hulu, Juhaini mengaku belum menerima informasi terkini terkait aktivitas terbaru PT QMI.

“Belum ada info lagi. Coba cek sama camat Kelumpang Barat, karena di sana area utama tambangnya,” ujar Juhai, dikontak apahabar.com, Selasa (31/8).

Senada diungkapkan Kapolsek Kelumpang Barat, Ipda Hendrie Ade AS.

“Karena saya baru, jadi belum mengetahui aktivitas terkininya perusahaan itu,” ucap Hendrie.

Plt Camat Kelumpang Barat, M Octo Brahma Yogana, memastikan tidak ada kegiatan atau aktivitas pengeboran selama PPKM Level IV.

Selain terkendala PPKM, perusahaan juga super ketat dalam merekrut karyawan yang bekerja di pengeboran.

Sistemnya, misalnya, eksplorasi di Desa Bungkukan, maka yang direkrut adalah pemuda di RT tersebut untuk melakukan eksplorasi sampai selesai.

“Nah, perusahaan mewajibkan karyawannya untuk tes swab mandiri per lima hari. Akhirnya tak dapat tenaga kerja, dan tak ada kegiatan,” pungkasnya.

Pandemi Belum Usai, Perusahaan Cina Mau Nambang di Kotabaru

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Gaya Hidup Jadi Pertimbangan Milenial tak Beli Rumah
apahabar.com

Ekbis

Beberapa Bulan Terpuruk, Saham China Mulai Bangkit
apahabar.com

Ekbis

Pertagas Pasok 0,2 MMSCFD CNG ke PT Sango Ceramics Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Corona Effect, Dolar Naik Terhadap Yuan
apahabar.com

Ekbis

Juli, Kaltara Alami Deflasi -0,64 Persen, Intip Pemicunya
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Pastikan Premium dan Solar Tak Naik
apahabar.com

Ekbis

Kurangi Impor, Pertamina Lirik Minyak Sawit
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Diperkirakan Melemah Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com