Agar Koalisi Penanggulangan AIDS Banjarmasin Tak Lagi Mati Suri Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin 

Viral Kasus Mesum Pelajar di Kaltim, Psikolog: Belajar Daring Pengaruhi Perilaku Pelajar

- Apahabar.com     Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:02 WITA

Viral Kasus Mesum Pelajar di Kaltim, Psikolog: Belajar Daring Pengaruhi Perilaku Pelajar

Ilustrasi belajar daring. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Kasus viralnya video mesum pelajar SMA di Balikpapan saat belajar daring mendapat sorotan publik.

Seorang Psikolog Balikpapan, Patria Rachmawati, menilai sistem belajar daring memiliki kelebihan dan kekurangan.

Patria melihat kasus pelajar mesum tersebut dari latar belakang mengapa siswa tersebut menyalahgunakan belajar daring dengan aktivitas negatif.

“Karena masih banyak siswa yang fokus belajar daring ini. Lebih pada pergaulan sosial pelajar yang harus diperhatikan. Jangan sampai pergaulan tersebut jadi pergaulan bebas tanpa batasan norma agama dan masyarakat,” katanya.

Patria mengatakan dalam belajar daring, pelajar harus beradaptasi untuk belajar mandiri di rumah, baik yang terkait dengan peran sebagai pelajar maupun anggota keluarga yang mendapat tanggungjawab untuk menyelesaikan tugas-tugas di rumah.

“Kemandirian belajar siswa tentang pelajaran untuk membentuk anak menjadi aktif dan kreatif mengisi waktu belajar. Namun memang semua kembali pada karakter masing-masing anak dan pola budaya keluarga mereka,” tuturnya.

Patria mengatakan pelajar yang melakukan hubungan suami istri saat belajar daring disebabkan pola asuh di rumah serta pengawasan dari keluarga yang lemah.

Apalagi di era teknologi yang makin canggih, informasi apapun dapat diakses dengan mudah oleh anak, termasuk konten yang belum layak mereka konsumsi.

“Minimnya komunikasi secara terbuka pada keluarga, khususnya orang tua dapat menjadi celah untuk anak melakukan sesuatu tanpa sepengetahuan orang tua. Anak-anak saat ini kurang paham bahwa setiap tindakan yang mereka lakukan akan memberikan dampak, terutama untuk dirinya dan orang dekatnya,” jelasnya.

Patria menyarankan para orang tua harus meningkatkan pengawasan dan menemukan pola asuh yang tepat yakni dengan mengenali karakter sang anak agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan bebas dan membangun koordinasi yang baik dengan anak.

“Apalagi di masa pandemi, anak belajar dari rumah. Otomatis pengawasan orang tua jauh lebih intensif lagi. Pihak sekolah perlu sesering mungkin menjalin komunikasi dengan orang tua siswa untuk mengetahui perkembangan siswa di rumah,” ungkapnya.

Ia juga berharap pemerintah turut bersama melakukan evaluasi terhadap sistem belajar daring. Terutama terkait kurikulum yang ada harus menyesuaikan kondisi saat ini yakni situasi pandemi.

“Untuk pemerintah perlu melihat kembali kurikulum yang saat ini. Apakah sudah sesuai dengan situasi pandemi?” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin culik

Tak Berkategori

Bocah Nyaris Diculik di Banjarmasin, 2 Kapolsek Terbitkan Imbauan
apahabar.com

Tak Berkategori

10 Hal Ini yang Membuat Doa Tidak Terkabul
apahabar.com

Tak Berkategori

Tinjau TPS, Gubernur Kaltim Andalkan Heli
Kadin Usul Geser Sebagian Anggaran Subsidi Elpiji 3 Kg ke Perumahan

Tak Berkategori

Kadin Usul Geser Sebagian Anggaran Subsidi Elpiji 3 Kg ke Perumahan
apahabar.com

Tak Berkategori

Ada Harley Davidson Murah Versi China
jkn-kis

Tak Berkategori

Usia Kandungan 8 Bulan, Sri Pastikan JKN-KIS Aktif
Mengapung di Sungai

Tak Berkategori

Ini Dugaan Penyebab Perempuan Tua di Tanah Laut Mengapung di Sungai
Video Asusila Gisel

Tak Berkategori

Diperiksa 11 Jam, Pria Dalam Video Asusila Gisel Minta Maaf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com